Notification

×

Adsense atas

Adsen

Wawako Mardison Inspektur Upacara Peringatan HAB ke-77 Kemenag Tingkat Kota Pariaman

Selasa, 03 Januari 2023 | 17:31 WIB Last Updated 2023-01-03T10:31:34Z

Wakil Walikota Mardison Mahyuddin bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan HAB Kemenag ke-77 tahun 2023 Tingkat Kota Pariaman di Kantor setempat di Air Santok, Selasa 3 Januari 2023 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
– Pemerintah Kota Pariaman bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman menggelar peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Tahun 2023 di Halaman Kantor Kemenag Kota Pariaman, Air Santok, Selasa, (03/01/23).


Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyudddin didaulat menjadi inspektur upacara yang dihadiri seluruh ASN lingkup Kemenag Kota Pariaman.


Wawako Mardison saat membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, hari ini, kita telah memasuki tahun baru 2023. Tahun baru bukan sekadar penanda berakhirnya kalender tahun kemarin, dan dimulainya kalender baru. Namun bagi insan Kementerian Agama RI, setiap pergantian tahun selalu memiliki makna khusus.


Di awal tahun, tepatnya hari ini, Selasa, 3 Januari 2023, keluarga besar Kemenag memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-77. Kita diajak untuk mengenal, memahami dan meresapi atau bertanya kembali mengapa dan untuk apa Kemenag yang dulu bernama Departemen Agama ini dilahirkan pada 1946.


Lebih lanjut, lalu, kita sebagai generasi penerus Kemenag, sudahkah melakukan pengabdian sebagaimana khittah kelahiran Kemenag atau belum ?


Pada peringatan HAB ke-77 tahun ini, saya mengajak kepada seluruh ASN Kemenag untuk memperbaiki niat pengabdian dan pelayanan kepada umat.


Jadikan peringatan HAB ini sekaligus sebagai penanda sejarah panjang pengabdian Kemenag dalam melayani seluruh umat beragama di Indonesia.


Pasalnya, setahun yang lalu, dalam Peringatan HAB ke-76 Kemenag , kita gelorakan semangat Transformasi Layanan Umat. Alhamdulillah, secara bertahap, cita bersama itu mulai terwujud dan tampak hasilnya.


Kini, Kemenag telah terlihat berubah. Birokrasinya lebih lincah dan responsif. Transformasi digital mulai berjalan, salah satunya dengan kehadiran Pusaka Super Apps, aplikasi layanan Kementerian Agama. Beragam inovasi digital juga terus dilakukan, mulai pusat hingga daerah. Semua itu merupakan upaya meningkatkan kualitas dan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Lembaga pendidikan binaan Kemenag, juga terus berprestasi, di level nasional dan internasional.


Bukti bahwa Kemenag telah berubah, diakui dan diapresiasi oleh Kementerian/Lembaga dan publik, kita diganjar lebih dari 22 penghargaan pada tahun 2022 lalu. Kita jaga prestasi di atas. Dan tahun ini, harus lebih baik dari tahun kemarin.


Oleh sebab itu, pada HAB ke-77 tahun 2023 ini, kita canangkan tagline Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat. Tugas berat mesti ditunaikan oleh seluruh ASN Kemenag. Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis. Kerukunan sering menguji kita, lebih-lebih menjelang Pemilu 2024.


Sejatinya, kerukunan adalah prasyarat pembangunan nasional. Pembangunan membutuhkan stabilitas, dan stabilitas dapat terwujud bila antarmasyarakat rukun dan damai.


Ditambahkan, di tahun politik ini, potensi terjadi ketidakrukunan di masyarakat akibat pilihan politik yang berbeda, tetap saja ada. Politisasi agama makin sering dilakukan untuk meraih efek elektoral. Politisasi tempat ibadah sebagai ajang kampanye, sudah mulai terjadi.


Penggunaan politik identitas menjelang Pemilu harus diantisipasi dan dimitigasi agar kerukunan umat tidak ternodai. Kita semua mesti belajar pada apa yang terjadi pada pesta demokrasi sebelumnya. Masyarakat terbelah yang hingga kini masih bisa dirasakan, terutama di media sosial.


Keluarga besar Kemenag, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat harus terdepan dalam membina dan membangun suasana rukun dan damai agar perjalanan dan tahapan Pemilu dapat dinikmati sebagai pesta demokrasi dalam pengertian yang sesungguhnya.


Untuk itu, semangat merawat kerukunan umat harus digelorakan seluruh ASN Kemenag. Saya minta tidak ada ASN Kemenag yang partisan, apalagi ikut melakukan provokasi di tengah keragaman pilihan. ASN Kemenag harus menjadi simpul kerukunan dan persaudaraan. Dan yakinlah, bahwa kerukunan umat akan mengantarkan pada Indonesia hebat.


Melalui peringatan HAB ke-77 ini, juga mari kita jadikan momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi. Kita harus berada dalam satu barisan yang kuat, kokoh, dan terorganisir untuk Kemenag yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Sebagaimana tahun sebelumnya, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada negara, Kemenag tahun ini kembali mengajukan kepada Presiden untuk memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 10.073 PNS Kemenag. Permohonan itu telah dikabulkan Presiden. Dan, pada HAB ke-77 ini, atas nama Presiden, diberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada 936 orang, 20 tahun kepada 2.860 orang, dan 10 tahun kepada 6.277 orang PNS Kemenag.


”Saya ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga penghargaan tersebut semakin meningkatkan kinerja ASN Kementerian Agama dan menambah kebanggaan, sebagai bagian dari korps Kementerian Agama" tulisnya.


Dalam upacara HAB ke-77 ini juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Satya Lancana Karya Satya 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun, kepada Pegawai Negeri Sipil Kemenag Kota Pariaman. Piagam penghargaan diserahkan Wakil Wali Kota Mardison Mahyuddin.


Hadir dalam upacara tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Rinalfi beserta jajaran, Ketua MUI Syofian Jamal, Ketua FKUB Maswar, Kepala Bank Nagari Cabang Pariaman Ibnu Supriadi, dan unsur Forkopimda. (mc/saco)


ADSEN KIRI KANAN