Notification

×

Adsense atas

Adsen

Serapan Anggaran Tinggi ; Angka Kemiskinan Pariaman Turun dan Ekonomi Tumbuh

Jumat, 06 Januari 2023 | 22:52 WIB Last Updated 2023-01-06T15:52:05Z

Plh.Kepala Bappeda Kota Pariaman Yalvi Endri (foto.dok.mcp)

Kota Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman, sukses menuntaskan  program pembangunan tahun 2022 dengan efektif dan efisien. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian realisasi Anggaran per 31 Desember  2022 sebesar 94, 21%. Dan serapan anggaran ini sangat tinggi.


Hal ini disampaikan Plh. Kepala Bappeda Kota Pariaman Yalvi Endri, di ruang kerjanya, Kamis (5/1/23)


Penyerapan anggaran tinggi, menurutnya berkorelasi dengan penyelesaian program-program pembangunan Kota Pariaman tahun 2022  yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.

Sehingga Angka kemiskinan di Kota Pariaman mengalami penurunan sepanjang tahun 2022.


Dari data yang dirilis Pemko Pariaman diketahui, kemiskinan di Kota Tabuik Sumatera Barat itu berada di angka 3.800 jiwa.


Secara persentase, angka tersebut lebih rendah 0,47 persen jika dibandingkan pada tahun 2021 lalu. Adapun persentase keseluruhan tercatat, kemiskinan di Kota Pariaman  saat ini berada di angka 4,13 persen. Sedangkan tahun 2021 silam, kemiskinan di Kota Pariaman berada di angka 4,38  persen.


Di sisi lain, angka pengangguran terbuka juga mengalami penurunan. Secara persentase grafiknya turun signifikan. Hal demikian, angka pengangguran terbuka di Pariaman pada tahun 2021 lalu berada di angka 6,,09 persen. Sementara pada tahun 2022 lalu, angkanya turun menjadi 5,19 persen.


Ia menyebutkan, penurunan demikian menandakan program unggulan Kota Pariaman berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat


Program pengentasan kemiskinan tersebut dilakukan melalui strategi dengan menurunkan beban pengeluaran masyarakat. Juga meningkatkan daya beli masyarakat dengan mengurangi wilayah kantong-kantong kemiskinan.


Sementara terkait pengangguran, ia juga mengungkapkan, keberhasilan di sektor itu berkat berbagai program yang dilakukan Pemko Pariaman antara lain memberikan pelatihan untuk calon tenaga kerja. Mempermudah peluang investasi, program padat karya, akses keluarga  miskin mendapatkan pendidikan advokasi di perguruan tinggi dan lain-lain


Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, juga beririsan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman. Pada tahun 2022 pertumbuhan ekonomi kota pariaman di prediksi mencapai 3,52 persen.

Hal ini terbilang lebih tinggi dari tahun 2021 lalu yang angkanya mencapai 3,38 persen.


Namun, jika ditarik, sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2020, persentasenya naik sangat signifikan. Dimana berdasarkan data bps, pada tahun 2020 lalu, perekonomian Pariaman anjlok hingga -1,32 pers (*/saco)




ADSEN KIRI KANAN