Notification

×

Adsense atas

Adsen

Rusia Rombak Jajaran Komandan Tertinggi Agresi Militer di Ukraina, AS Bilang Begini

Jumat, 13 Januari 2023 | 10:45 WIB Last Updated 2023-01-13T03:45:00Z

 

Jubir Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.



WASHINGTON DC – Rusia merombak jajaran komandan tertinggi yang bertanggung jawab atas agresi militer di Ukraina. Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, menduga langkah Moskow itu bertujuan untuk mengubah dinamika pertempuran di Ukraina—yang belakangan mengalami banyak kemunduran di pihak Rusia.


“Rusia mungkin mencoba untuk mengubah dinamika (pertempuran) sekali lagi dengan (menunjuk) para komandan baru pasukannya di dalam Ukraina. Akan tetapi dinamika yang lebih luas, dinamika yang mendasarinya tidak akan berubah,” kata Price dalam konferensi pers di Washington DC, AS, Kamis (12/1/2023), sebagaimana dikutip iNews.id.


“Dinamika itu adalah di mana rakyat Ukraina terus berjuang untuk (keutuhan) wilayah mereka, mereka berjuang untuk negara mereka, mereka berjuang untuk demokrasi mereka, mereka berjuang untuk kebebasan mereka,” ujar pejabat Amerika Serikat itu lagi.


Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, diangkat sebagai komandan baru Kelompok Pasukan Gabungan Rusia di Ukraina. Sementara pendahulunya, Jenderal Sergei Surovikin, bakal menjabat sebagai wakil Gerasimov bersama Jenderal Oleg Salyukov dan Kolonel Jenderal Alexei Kim.


Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, perombakan tersebut sebagai bagian dari perluasan skala tugas militer yang akan dilakukan selama operasi khususnya di Ukraina. Selain itu, perubahan jabatan tersebut juga untuk menjawab kebutuhan dalam meningkatkan koordinasi di antara berbagai cabang angkatan bersenjata Rusia yang terlibat dalam operasi tersebut. (*)





ADSEN KIRI KANAN