Notification

×

Adsense atas

Adsen

Pasbar Rayakan Hari Jadi ke-19

Sabtu, 07 Januari 2023 | 17:17 WIB Last Updated 2023-01-07T10:17:47Z

 

.


Pasbar, fajarharan.id - Tepat 7 Januari 2023, Kabupaten Pasaman Barat genap berusia 19 tahun setelah mekar dari Kabupaten Pasaman pada tahun 2004. Di usia ke-19 tahun ini, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terus mengukir prestasi dan akan terus mewujudkan mimpi menjadi kabupaten yang terus maju dan mengukir prestasi. 


Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pasaman Barat dimulai dengan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pasaman Barat di Aula Kantor Bupati setempat, Sabtu (7/1) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Pasbar Erianto yang didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, Bupati Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, Wakil Ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra dan Daliyus K.


Pada sidang tersebut turut dihadiri oleh anggota DPR RI Rezka Oktoberia, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Yunisra dan Syamsul Bahri, Danlantamal II Padang, Bupati Pasaman Benny Utama, perwakilan dari kabupaten kota lainnya di Provinsi Sumatera Barat,  Sekda Pasbar Hendra Putra, Ketua TP PKK Titi Hamsuardi, Ketua GOW Fitri Risnawanto, Ketua DWP Ayu Hendra Putra, kepala OPD, anggota DPRD Pasbar, bupati dan wakil bupati periode sebelumnya, tokoh pemekaran Pasaman Barat, BUMN, BUMD serta stakeholder terkait lainnya.


Di tahun 2022 lalu Kabupaten Pasaman Barat banyak meraih prestasi dan diakui baik di tingkat Provinsi  Sumatera Barat maupun di tingkat pemerintah pusat. Prestasi-prestasi yang diraih itu mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy. Ia menilai apa yang diraih oleh Pasaman Barat menunjukkan bagaimana program pembangunan daerah telah berada pada jalurnya dan terkoordinasi dengan baik. 


"Prestasi dan penghargaan yang diperoleh tersebut tentunya tidak lepas dari hubungan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dengan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, pemuka masyarakat, dan masyarakat Pasaman Barat. Untuk itu, kita berharap kiranya hubungan yang harmonis ini jangan sampai berubah, jangan sampai renggang, kondisi kondusif ini harus selalu dijaga. Hubungan yang harmonis ini adalah modal besar untuk kita. Pasaman Barat yang merupakan daerah dengan multi etnis, suku dan agama. Namun begitu, walaupun berbeda-beda suku dan heterogennya masyarakat Pasaman Barat, Alhamdulillah kita mampu menjaga kebersamaan dan keguyuban masyarakat sehingga pembangunan di Pasaman Barat terus bergerak secara dinamis. Apa yang kita lakukan, semua daya dan upaya ini adalah semata-mata untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat yang kita cintai, tanpa melihat dan mempermasalahkan perbedaan-perbedaan yang ada," jelas Wagub Audy Joinaldy.


Wagub Audy Joinaldy yakin dan percaya Pasaman Barat ke depannya akan menjadi kabupaten yang cemerlang di Sumatera Barat, bahkan mungkin saja di pesisir barat pulau Sumatera. Dengan adanya pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang dan Proyek Strategis Nasional lainnya.


"Jika proyek ini benar-benar rampung, ratusan hektar perkebunan kelapa sawit, jagung, dan bahan galian tambang di Pasaman Barat dan sekitarnya akan mudah dikirim ke berbagai penjuru bumi. Jutaan ton produk pertanian tidak lagi menempuh jalur darat yang costly (mahal). Namun melalui laut yang lebih mudah dan murah. Konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.


Pada kesempatan itu Ia juga menyampaikan selamat kepada Pemerintah Daerah, DPRD dan 

masyarakat Pasaman Barat dengan telah disetujuinya sebanyak 71 Nagari definitif baru oleh Menteri Dalam Negeri RI. Namun lanjutnya, Harus ada upaya-upaya nyata dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memberikan dukungan kepada nagari-nagari tersebut baik dari segi kebijakan, aparatur, maupun anggaran. Sehingga harapan untuk menjadikan nagari tersebut menjadi nagari mandiri  dapat terwujud dibeberapa tahun kedepan.


Selain itu apresiasi juga diberikan oleh Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto. Ia menegaskan, bersama jajaran akan mendukung program Pemerintah Daerah sehingga tercapainya apa yang menjadi cita-cita Kabupaten Pasaman Barat. 


"Terima kasih kepada pemimpin Pasaman Barat yang terdahulu yang telah membangun Kabupaten Pasaman Barat hingga seperti ini. Kepada tokoh-tokoh pemekaran yang telah membangun pondasi Nagari Tuah Basamo, bupati dan wakil bupati yang telah berjuang membangun negeri ini. Teristimewa kepada Bapak Hamsuardi dan Bapak Risnawanto yang saat ini tengah mengemban amanah sebagai pimpinan daerah. Ucapan terima kasih dari kami atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD sekaligus atas nama seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat atas dedikasi maupun pengabdian yang telah bapak berikan kepada Kabupaten Pasaman Barat. Kepemimpinan pada saat ini penuh dengan tantangan, terutama pasca tragedi bencana alam gempa bumi pada tanggal 25 Februari 2022 lalu, yang telah meluluhlantahkan sebagian besar rumah dan bangunan warga terutama pada 3 kecamatan yakni Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kecamatan Kinali," ucapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah berkontribusi nyata atas keberhasilan pelaksanaan pemekaran 71 Nagari. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6117 tahun 2022 sehingga jumlah nagari di Pasaman Barat pada tahun 2023 ini sebanyak 90 Nagari dan telah disediakan Alokasi Anggaran Dana Nagari pada APBD tahun 2023 sebesar Rp 64.857.339.200.


"Penetapan pemekaran nagari ini akan dapat mempermudah pelayanan dasar kepada masyarakat, peningkatan pembangunan dalam segala bidang dan Insyallah dalam waktu dekat ini akan kita laksanakan peresmiannya," terangnya.


Sementara itu Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa di tahun 2022, terhitung dua tahun ia bersama Wabup Risnawanto mengemban amanah untuk memimpin Kabupaten Pasaman Barat. 


"Pandemi Covid-19 masih belum pulih sepenuhnya, dan hingga sekarang  masih dirasakan dampaknya di hampir semua aspek kehidupan. Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan pemerintah, kita tetap berkomitmen untuk melaksanakan Program Unggulan Daerah dalam rangka mencapai visi dan pembangunan sesuai dengan RPJMD.  Misi tahun 2021-2026, yakni Pasbar mengaji, Pasbar cerdas, Pasbar sehat, Pasbar maju dan sejahtera seperti yang sudah kita saksikan secara bersama dalam bentuk tayangan video tadi. Program Unggulan ini merupakan wujud kefokusan dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan bagi masyarakat," tegasnya.


Ia melanjutkan, selama dua tahun implementasi Program Unggulan (Progul) Daerah, tentunya masih banyak kekurangan yang masih perlu dibenahi. 


“Program Unggulan ini tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah. Perlu dukungan masyarakat, perguruan tinggi, swasta, lembaga masyarakat, perantau, dan seluruh pemangku kepentingan tentunya memberi daya ungkit yang lebih besar untuk tercapai pembangunan yang merata dan inklusif di Kabupaten Pasaman Barat,” harapnya.


Pembangunan yang dilakukan selama tahun 2022 tentunya tidak serta-merta dapat memperbaiki seluruh aspek kehidupan masyarakat. Upaya pembangunan yang lakukan secara bersama-sama di semua tingkat, mulai dari nagari, kecamatan, hingga kabupaten serta dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. 


“Dalam kesempatan ini, kami sampaikan gambaran capaian indikator makro pembangunan, angka kemiskinan turun secara signifikan dari 7,51 persen pada tahun 2021 menjadi 6,93 perse pada tahun 2022. Angka ini setara dengan pengurangan penduduk miskin sebanyak 2.060 jiwa. Meski demikian, kita semua masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat untuk mengentaskan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrim yang menjadi isu strategis secara nasional saat ini. Kabupaten Pasaman Barat juga masih termasuk daerah dengan angka kemiskinan yang tinggi di Provinsi Sumatera Barat," katanya.(By Roni)


ADSEN KIRI KANAN