Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kepala BPKPD Buyung Lapau : Kota Pariaman Targetkan PAD 2023 Sebesar Rp 58,9 M

Rabu, 11 Januari 2023 | 22:26 WIB Last Updated 2023-01-11T15:26:45Z

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buyung Lapau, S.Sos,M.Si (foto.saco)


Kota Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman pada tahun 2023 ini, akan mentargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 58, 9 M. Artinya, ada peningkatan sebesar Rp 5,5 M yang sebelumnya tahun 2022 dapat dicapai sebesar Rp 53,3 M.


Hal demikian dikatakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buyung Lapau ketika bincang-bincang menjawab pertanyaan fajarharapan.id pada salah satu pojok warung di Pariaman, Rabu siang (11/01/23), sehubugan menghadapi target pencapaian PAD tahun 2023.


Kata Boy begitu panggilan akrab Buyung Lapau yang pernah bertugas di Kota Sawahlunto ini, bahwa sumber PAD yang kita harapkan itu melalui pajak daerah. sebesar Rp 12 M, melalui retribusi daerah berupa jasa umum, jasa usaha, dan jasa perizinan tertentu sebesar Rp. 15,2 M. 


Kemudian, sebut Boy putera VII Koto Sungai Sariak, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan atas penyertaan modal pada BUMN sebesar Rp 9,9 M, dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 21,6 M.


"Peningkatan PAD itu melalui sewa toko di Gedung Pasar Rakyat yang telah diserahkan pihak Kementerian PUPR kepada Pemko. Juga, sewa dari pertokoan Pariaman Plaza yang telah diserahkan pihak Pemdakab Padang Pariaman" ungkap Boy.


Disamping itu, pemasukan dari UPTD Air Bersih yang sebelumnya dikelola PDAM Padang Pariaman. Juga, dari transaksi dari jual beli tanah dan bangunan, pajak bumi bangunan (PBB), bagi hasil dari pajak kenderaan bermotor dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diperkirakan sebesar Rp 30 M serta pajak penerangan jalan (PPJ) dari PLN sebanak 10 persen. 


"Untuk itu, dimintakan kesadaran warga masyarakat Kota Pariaman untuk membayar pajak. Karena, melalui pajak itu kita membangun Kota. Kita, pada jajaran pendapatan, selalu memberikan sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat di tingkat Desa dan Kelurahan. Disamping itu, juga kita melakukan penataan dalam Pengelolaan Parkir secara intesif" tutur Boy mengakhiri. (saco)



ADSEN KIRI KANAN