Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kepala Bappeda Hendri : Program Unggulan Pembangunan Masjid Terapung Kota Pariaman Dituntaskan Tahun 2023

Rabu, 11 Januari 2023 | 22:15 WIB Last Updated 2023-01-15T12:35:24Z

Kepala Bappeda Kota Pariaman Hendri (foto.sa)


Kota Pariaman
- Untuk melaksanakan pembangunan fisik di Kota Pariaman pada tahun 2023 ini, tentu terlebih dahulu dilakukan evaluasi kerja yang ditargetkan pada tahun-tahun sebelumnya. Sebab pembangunan pada tahun 2023 merupakan tahun kelima dari duet pasangan Wali Kota Genius Umar - Wakil Walikota Mardison Mahyuddin.


Pasangan Kepala Daerah Kota Pariaman ini membawa 19 item program unggulan dengan Visi "Pariaman Kota Wisata, Perdagangan, Jasa yang Religius dan Berbudaya" itu, telah dapat diselesaikan sebanyak 17 item. Sedangkan 2 item lagi adalah pembangunan Masjid Terapung dan pengembangan jalan sisi Timur Kota Pariaman akan dituntaskan pada tahun 2023 ini.


Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman Hendri ketika menjawab pertanyaan Wartawan fajarharapan.id diruangan kerjanya, Rabu (11/01/23), sehubungan pelaksanaan pembangunan fisik pada tahun 2023 sekaligus ia sebagai Kepala Bappeda yang baru dilantik, Senin 6 Januari 2023 menggantikan Fadhli yang telah pensiun. 


Hendri yang sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini mengatakan, kesemua program unggulan itu masuk pada rencana kerja jangka menengah (RKJM) priode 2018-2023 dengan diperkuat melalui Peraturan Daerah (Perda) setelah dibahas bersama eksekutif dengan DPRD Kota Pariaman. 


Program unggulan kepemimpinan Walikota Genius Umar - Wakil Walikota Mardison Mahyuddin, kata Hendri, telah terlaksana. Yakni gratis bidang pendidikan, gratis kesehatan dan gratis Bus Sekolah, Magrib Mengaji dan Subuh Mubarokah, Kartu Pariaman Pintar, Program Satu Keluarga Satu Sarjana, Pembangunan Youth Center,  Pembangunan Pusat Pendidikan Al-Qur'an, Pengembangan Pendidikan Agama Non Formal MDA, MDW, MDU, juga Kesejahteraan Guru Honor, PAUD, TK, SD dan SMP, Program Pariaman Sejahtera.


Kemudian, jelas Hendri, adanya Kesempatan Kerja untuk Keluarga Miskin melalui pelatihan keterampilan, Revitalisasi PKK, Revitalisasi Pasar yang ada di Kota Pariaman, Pembangunan Water Front City, Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu dan Pembangunan GOR. 


"Kelanjutan pembangunan Masjid Terapung akan dituntaskan pada tahun 2023 melalui dana APBD sebesar Rp 35 M. Sedangkan pengembangan jalan pada sisi Timur, Kota Pariaman juga akan diselesaikan tahun 2023 ini" ungkap Hendri yang juga putra Desa Batang Kabuang dan pernah Camat Pariaman Timur. 


Terkendalanya pembangunan Masjid Terapung sebagai salah satu ikon Kota Pariaman nantinya, sebut Hendri, pada awal pekerjaan dulu itu bersamaan terjadi musibah Covid-19. Sehingga sejumlah dana dialihkan untuk penanggulangan wabah Covid-19 terlebih dahulu. Jadi, pada tahun 2023 ini, semoga bisa terlaksana secara baik untuk kelanjutan pembangunan Masjid Terapung tersebut.


"Untuk pembangunan yang berasal dari dana APBN di Kota Pariaman, diantaranya gedung Perpustakaan Daerah yang kini sedang berjalan proses tendernya di Jakarta. Juga, kelanjutan pembangunan dan pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sadikin dari APBD 2023 sebesar Rp 6 Milyar, disamping itu diusahakan dari dana Kemenkes" jelas Hendri yang pernah Kabag Humas itu.


Ia menyebutkan, rencana pembangunan Pasar Basah, juga telah kita ajukan ke Kementerian Perdagangan, dan sudah diteruskan pihak Kemendag kepada Kementerian PUPR. Itupun kini sedang dalam proses. Untuk pengembangan Terminal Jati Pariaman yang bertipe "A" ini, merupakan dibawah kendali dari Kementerian Perhubungan. Dan kita sifatnya hanya menunggu proses untuk pengembangannya dari Kemenhub di Jakarta. 


Hendri menambahkan, tentang akan kehadiran "Museum Kapal Perang", memang dibutuhkan dana cukup besar untuk mengakut dari Surabaya ke Pariaman. Pihak Pemko Pariaman telah menemui Wamen Pertahanan untuk kepastiannya. Bila telah ada kepastiannya, baru dibangun kedudukan Kapal Perang itu yang direncanakan di Pantai Pauh tersebut.


"Kelanjutan pembangunan jalan yang telah dilaksanakan secara swadaya di kawasan pinggiran Kota Pariaman, akan dilakukan pengerasan dan pengaspalan secara skala prioritas demi kelancaran pergerakan ekonomi warga masyarakat. Itupun kita meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai perpanjangan Pemerintah Pusat di Daerah. Ucapan terimakasih kepada warga masyarakat tanah, tanaman dan bangunan yang telah rela menyerahkan demi kelancaran pembangunan secara gotong royong tersebut" ucap Hendri mengakhiri. (saco).






ADSEN KIRI KANAN