Notification

×

Adsense atas

Adsen

Daya Saing Cita Rasa Kopi Solsel Bisa Menasional

Rabu, 04 Januari 2023 | 21:48 WIB Last Updated 2023-01-05T14:51:02Z

 



Solsel, fajarharapan.id --- Cita rasa kelezatan kopi Solok Selatan bisa berdaya saing di level nasional, hal ini diakui oleh sejumlah juri bersertifikat nasional dari berbagai daerah seperti Pekanbaru, Medan, dan Padang.


Para juri tersebut mengatakan saat menilai lomba seruh kopi dan cita rasa kopi pada penutupan festival kopi dalam rangka memeriahkan HUT Kab ke-19, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan di Padang Aro 


"Kualitas kopi Solok Selatan punya cita rasa yang lezat, dan kami yakini bisa bersaing di tingkat nasional," ungkap salah seorang juri Abdurrahman Farhumi yang berasal dari Pekanbaru (Q Arabica Grader, Erber Coffee, Umar Roastery), Rabu (4/1/2023). 


Farhumi menambahkan, bahwa salah seorang juri diantara mereka yakni Said Eko, yang bekerja di perusahaan eksportir kopi, juga mengatakan ketertarikannya dalam mencari kopi di Solsel untuk  diekspor. 


Dalam melakukan penilaian, Farhumi menegaskan bahwa untuk menjaga objektifitas, dirinya bersama dua orang juri lainnya, tidak mengetahui sama sekali asal usul kopi yang dinilai tersebut. 


Dua orang juri lainnya, yakni Allan Arthur dari Padang (Q Arabica Grader, PT. Boncafe Indonesia, Rimbun Coffee, Pandeka Roastery), serta Said Eko Rulliansyah dari Medan (Q Arabica Grader, Q Processing, PT. Volkopi Indonesia).


"Memang cita rasanya beda, kelezatan kopi Solsel ini bisa tampil beda," paparnya. 


Sekretaris Daerah Solsel Syamsurizaldi mengatakan bahwa penyelenggaraan Festival kopi merupakan wadah edukasi dalam meningkatkan keahlian para pelaku kopi lokal untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, serta meningkatkan nilai tambah kopi lokal. 


Saat ini di Solsel terdapat 27 Industri Kecil Menengah (IKM ) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kopi, dimana produksi kopi mencapai 762 ton Robusta, dan 2100 ton Arabica di tahun 2021. 


"Potensi luar biasa, dan diharapkan akan terus lahir para petani dan juga IKM dan UKM Kopi, memanfaatkan lahan yang masih banyak di Solok Selatan," ujarnya. 


Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan bahwa untuk HUT Kabupaten tahun besok festival kopi direncanakan lebih meriah dan lebih besar lagi, dan berharap para petani kopi lebih baik lagi menghasilkan kopi-kopi yang berkualitas. 


"Dan mudah-mudahan bisa kita mulai acaranya dari Bulan Desember tahun ini," ujarnya. 


Ketua panitia pelaksana yang juga Kadis Koperindagkop Akmal Hamdi menambahkan bahwa terdapat dua kategori lomba yang memperebutkan total hadiah senilai 24 juta rupiah tersebut yakni lomba uji cita rasa yang diikuti oleh 8 IKM di Solok Selatan. 


Kategori kedua yakni lomba seduh Vi Sixty (V60) diikuti 18 peserta, dimana 10 barista mewakili IKM Kopi Solok Selatan, dan 8 lainnya dari Kab/Kota di Sumbar, yakni Padang, Payakumbuh, Bukittinggi, Solok, dan Agam. Serta satu Barista dari provinsi tetangga yakni Pekanbaru, Riau. 


Untuk kategori lomba seduh V60, keluar sebagai juara I Dery Javian (Sangir Kahve/ Solsel), juara kedua Dino Wahyu Saputra (PTL Coffee/Solsel), dan juara ketiga Syaiful Wanur (Solok Radjo). 


Sedangkan kategori uji cita rasa kopi dijuarai oleh Hendra Setia Budi (Balaho Coffee), disusul Salfa Yendri (Green Coffee), dan Daeng Stanzah (golden coffee). (sudirman)


ADSEN KIRI KANAN