Notification

×

Adsense atas

Adsen

Thailand Juara Piala AFF 2022

Selasa, 17 Januari 2023 | 06:05 WIB Last Updated 2023-01-17T01:34:22Z

 

Kapten Timnas Thailand, Theerathon Bunmathan merayakan gol ke gawang Vietnam pada laga leg kedua final Piala AFF 2022 di Stadion Thammasat, Rangsit, Senin (16/1/2023).



Bangkok – Timnas Thailand berhasil menang 1-0 atas Vietnam dalam leg kedua partai final Piala AFF 2022 yang berlangsung pada Senin (16/1/2023) malam WIB di Thammasat Stadium, Bangkok. Alhasil, Teerathon Bunmathan dan kolega keluar sebagai juara dengan skor agregat 3-2 setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 di leg pertama.


Dengan hasil tersebut, Thailand sukses mengoleksi gelar Piala AFF ketujuh mereka. Sebelumnya, mereka sudah menjadi tim terbaik di ASEAN pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, 2016 dan 2020, sebagaimana dikutip iNews.id.


Tampil di depan publik sendiri, The War Elephants –julukan Thailand- langsung tancap gas sejak pertandingan dimulai. Mereka bermain dalam tempo cepat dan membuat Vietnam kerepotan.


Saat laga baru berjalan lima menit, Pasukan Alexandre Polking pun nyaris mencetak gol pembuka lewat Adisak Kraisorn yang berhasil merebut bola dari kesalahan yang dibuat bek lawan, Bui Hoang Viet Anh. Namun, tendangan kaki kiri yang dilepaskannya dari dalam kotak penalti hanya mengarah ke samping kiri gawang.


Tiga menit kemudian, The Golden Stars –julukan Vietnam- gantian mengancam pertahanan tim tuan rumah lewat pergerakan Nguyen Hoang Duc yang menusuk ke kotak penalti dari sisi kanan. Akan tetapi, tendangan melengkung yang dilesatkannya dengan kaki kiri masih melambung jauh di atas mistar gawang.


Pada menit 24 akhirnya serangan Thailand membuahkan gol. Tendangan jarak jauh yang dilepaskan oleh sang kapten, Theerathon Bunmathan merangsek masuk dengan deras ke dalam gawang hingga membuat Dang Van Lam tak berkutik. Skor berubah 1-0.


Akan tetapi, Armada Park Hang Seo langsung punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada menit 27 setelah Nguyen Tien Linh lolos dari jebakan offside ketika menerima umpan terobosan dari lini tengah. Namun, striker andalan Vietnam itu malah menendang bola jauh dari sasaran, padahal dia sudah berdiri sangat bebas di kotak penalti.


Setelah itu, pertandingan berjalan cukup alot hingga memasuki menit-menit akhir babak pertama, tapi laga juga semakin keras karena kedua tim saling jegal di lini tengah dan terlibat dalam pelanggaran yang keras. Alhasil, skor 1-0 untuk keunggulan The War Elephants tetap bertahan hingga turun minum.


Thailand masih memegang kendali permainan di menit-menit awal babak kedua. Namun, setelah menit ke-55, mereka nampak mulai kelelahan sehingga Vietnam bisa keluar dari tekanan dan mengembangkan permainan.


The Golden Stars pun hampir menyamakan kedudukan pada menit 60 lewat Nguyen Hoang Duc. Sayangnya, tendangan keras yang dilesatkan pemain bernomor punggung 14 itu dari luar kotak penalti masih sangat tipis mengarah ke sisi kiri gawang.


Enam menit berselang, giliran Nguyen Tien Linh yang mendapat peluang emas tetapi tendangannya terlalu lemah sehingga bola bisa diselamatkan oleh Kampol Pathomakkakul dengan mudah. Bahkan, pada menit 69 mereka mengancam pertahanan Thailand lagi, namun sepakan Phan Van Duc bisa diblok oleh Kritsada Kaman.


Di sisi lain, The War Elephants nampak kesulitan untuk memberikan tekanan pada pertahanan tim tamu. Hingga memasuki menit ke-80, mereka benar-benar tak mampu masuk ke dalam kotak penalti Vietnam. Sementara Armada Park Hang Seo terus mendominasi penguasaan bola untuk mencari gol penyeimbang.


Pada menit 81, Vietnam pun hampir mencetak gol, tetapi tandukan Nguyen Thanh Chung lagi-lagi masih belum tepat sasaran. Begitu pula dengan tendangan bebas Doan Van Hau yang melebar jauh ke sisi kanan gawang.


Memasuki menit-menit akhir, kedua tim saling jual beli serangan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan tak ada lagi gol yang tercipta. Alhasil, Thailand berhasil mengamankan kemenangan 1-0 di leg kedua yang mengantarkan mereka keluar sebagai juara dengan agregat 3-2.(*)


ADSEN KIRI KANAN