Notification

×

Adsense atas

Adsen

8 Preman Bertato di Pasar Raya Padang Disikat Polisi

Selasa, 03 Januari 2023 | 16:08 WIB Last Updated 2023-01-03T09:08:00Z

Delapan preman bertato yang kerap mangkal di Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, disikat polisi.



Padang - Delapan preman bertato yang kerap mangkal di Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) disikat polisi. Mereka diamankan karena sering melakukan pungutan liar (pungli). Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap mengatakan, kedelapan preman itu diamankan pada Senin (2/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.


"Kami menurunkan tim gabungan ke Pasar Raya Padang untuk memberantas praktik premanisme serta pungutan liar yang dikeluhkan masyarakat kepada saya," kata Ferry, Selasa (3/1/2022). Dia menambahkan, para pelaku diciduk di sejumlah lokasi mulai dari bundaran Air Mancur, Jalan M Yamin, dan Belakang Tangsi yang masuk dalam kawasan Pasar Raya Padang.


"Modus para pelaku adalah menjual air minum, menyemprot parfum, parkir, dan lainnya yang bernada pemaksaan agar para sopir angkot atau warga memberikan uang kepada pelaku," katanya.


Usai dibekuk, para pelaku langsung digiring ke Kantor Polresta Padang dan sempat menerima pelatihan fisik di halaman kantor Polresta Padang,sebagaimana dikutip iNews.id.


"Para pelaku yang terjaring ini akan diserahkan ke Satreskrim Polresta Padang untuk diproses lebih lanjut dan mendalami adanya indikasi tindak pidana," katanya. Ferry menceritakan penindakan yang dilakukan siang itu adalah tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang diterimanya saat melaksanakan kegiatan "Jumat Curhat" di Pasar Gadang, Padang Selatan pada Jumat (30/12/2022).


"Warga mengadu kepada saya bahwa banyak praktik premanisme dan pungutan liar yang terjadi, maka hari ini saya tindak lanjuti dengan menurunkan personel ke lapangan," kata dia. Dalam operasi tersebut personel yang diturunkan adalah personel gabungan dari Tim Klewang Satreskrim serta Satuan Intelijen dan Keamanan. 


"Operasi ini akan dilakukan secara rutin, bagi pelaku yang perbuatannya memenuhi unsur tindak pidana maka akan kami proses secara pidana," katanya.(*)




ADSEN KIRI KANAN