Notification

×

Adsense atas

Adsen

Unit Reskrim Polsek Baylen Ungkap Kasus Pembobolan Toko

Minggu, 11 Desember 2022 | 19:08 WIB Last Updated 2022-12-11T12:08:06Z

.


Muba, fajarharapan.id - Berkat kejelian unit Reskrim Polsek Bayung Lencir, Polres Muba, Polda Sumsel berhasil menggulung tersangka pembobol toko.


Pengungkapan ini bermula saat Polsek Bayung Lencir ungkap kasus pembobolan kantor SD Negeri 1 Sukajaya, Selasa (6/12/2022) yang saat itu pelaku berhasil mengambil 3 unit laptop, dan pelaku yang ditangkap sebanyak 3 orang.


Ketiganya itu Niko, Siswanto dan Deni Wahyu, dan dari hasil pemeriksaan ternyata salah satu dari tiga pelaku tersebut Deni Wahyu juga terlibat tindak pidana lainnya.


Tindak pidana lainnya itu pembobolan toko milik korban Ika Sari (33), Sabtu tanggal 19 November 2022 sekira pukul 04.30 Wib di Dusun 1 Sukajaya bersama satu kawannya yang belum ditangkap.


Mereka berhasil mengambil 11 tabung gas LPG isi  3 kilo gram, 1 tabung gas LPG isi 12 kilogram, uang tunai Rp. Rp30 ribu dan rokok. Ditotalkan kerugian korban sekira Rp7 juta.


Kapolsek Bayung lencir Iptu Deby Apriyanto SH melalui Kanit Reskrim Iptu Eko Purnomo., SH., membenarkan tentang pengungkapan kasus tersebut, bermula dari pengungkapan kasus pembobolan kantor SD Negeri 1 Sukajaya. 


Dari hasil interogasi ternyata salah satu pelaku Deni Wahyu juga terlibat kasus pencurian di desa yang sama pada bulan November 2022, kemudian setelah dilengkapi alat buktinya pelaku Deni Wahyu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pencurian pada bulan November 2022.


Saat ini yang bersangkutan disidik dalam dua kasus sekaligus. Pertama kasus pembobolan kantor SD Negeri 1 Sukajaya dan yang kedua kasus pencurian toko milik Ika Sari.


Eko menambahkan untuk perkara pencurian di toko milik Ika Sari ini  tersangka Deni Wahyu dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (Rusdian)


ADSEN KIRI KANAN