Notification

×

Adsense atas

Adsen

SMKN 1 Lubuk Sikaping Pakai Cara Ini untuk Menjembatani Siswa dengan Dunia Kerja

Jumat, 16 Desember 2022 | 14:28 WIB Last Updated 2022-12-16T07:28:40Z

Menyerahkan.


Lubuk Sikaping, fajarharapan.id - Muslim M. Pd., Kepala SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, menjelaskan pihaknya menerapkan berbagai cara agar para alumni sekolah itu bisa menerapkan ilmunya setelah menyelesaikan studi.


"Alhamdulillah, sejumlah cara yang kita terapkan itu terbukti cukup manjur," kata Muslim di Lubuk Sikaping, Jumat (16/12/2022). Selain banyak alumni sekolah itu yang ditampung oleh dunia kerja, menurut Muslim, tidak sedikit pula di antaranya yang mampu membuka dan mengembangkan usaha sendiri.


Sejumlah cara dimaksud, menurut Muslim, pihak sekolah sudah sejak lama menjalin kerja sama dengan dunia usaha alias perusahaan, baik yang beroperasi di Sumbar atau luar Sumbar. "Bahkan kita telah menjalin kemitraan dengan perusahaan yang beroperasi di Jakarta, Jawa Barat, Riau, Kepulauan Riau dan lainnya," terang Muslim.


Selain menampung para siswa sekolah itu menjalani magang, menurut Muslim, juga tidak jarang di antara perusahaan yang menjadi mitra untuk merekrut siswa SMKN 1 Lubuk Sikaping menjadi tenaga kerja setelah menyelesaikan pendidikannya di sekolah itu.


Diungkapkan Muslim, salah satu tujuan untuk menjalani pendidikan di SMK adalah langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan. "Agar sebanyak mungkin alumni sekolah ini bisa ditampung di dunia kerja, ya, dengan menjalin kerja sama dengan dunia kerja itu sendiri," ungkapnya. 


Kendati demikian, menurut Muslim, sebelum memasuki dunia kerja, selain para siswa dibekali dengan keterampilan selama menjalani pendidikan, sistem yang diterapkan di sekolah itu adalah belajar dengan cara kerja di dunia industri.


Cara ini, menurut Muslim, dimaksudkan untuk menekankan kepada para siswa makna atau substansi dari disiplin kerja, rasa tanggung jawab, kreatifitas, inovasi, dan lainnya. "Selama masa pendidikan, sejumlah hal itu diterapkan sepenuhnya kepada para siswa," terang Muslim lagi.


Langkah lain, menurut Muslim, adalah membekali para siswa dengan keterampilan berwirausaha. Tujuannya, menurut Muslim, para siswa bisa langsung membuka dan mengembangkan jenis usaha tertentu setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah kejuruan itu.


Pihaknya, menurut Muslim, membimbing, melatih dan membina para siswa untuk mengelola usaha di berbagai bidang, yang didukung para tenaga pengajar yang kompeten. "Cara ini terbukri cukup ampuh untuk memperbanyak serapan alumnus di dunia usaha," tutup Muslim. (spa)


ADSEN KIRI KANAN