Notification

×

Adsense atas

Adsen

Sawahlunto Digegerkan Penemuan Mayat Mengambang, Polisi Selidiki Indikasi Tindak Pembunuhan

Sabtu, 31 Desember 2022 | 08:52 WIB Last Updated 2022-12-31T01:52:12Z

 

.


Sawahlunto, fajarharapan.id - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga saat akan melakukan aktivitas penyadapan getah pinus. Penemuan mayat yang tidak utuh ini terjadi sekitar pukul 08.30 wib, Jumat 30 Desember 2022, berlokasi di Bumbung, Dusun Sungai Betung, Desa Datar Mansiang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. 


Kasat Reskrim Polres Kota Sawahlunto Iptu Ferlyanto Pratama Marasin S.Tr.K, mengatakan kepada fajarsumbar.com melalui pesan WhatsApp bahwa, mayat tanpa identitas tersebut ditemukan oleh saksi Martinus yang berkerja sehari-hari sebagai penyadap getah pinus saat akan memulai kegiatan menyadap getah pinus. 


"Saksi memulai pekerjaan dengan memberikan obat getah pada pohon pinus, selanjutnya tidak lama tercium bau yang tak sedap (bangkai) dan saksi Martinus mencari asal bau tersebut dan saksi melihat celana dari asal bau tersebut," ungkap Kasat Reskrim dalam  keterangannya, Jumat (30/12/2022) malam. 


Dalam keterangan Kasat Reskrim, saksi ketakutan atas temuannya, saksi langsung meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP), selanjutnya saksi bertemu dengan warga lainnya Apson, Sisal, Simun, Siman dan Pak Em yang mana mereka warga Desa Tumpuk Tangah. Selanjutnya saksi bercerita kepada warga tersebut bahwa saksi melihat celana yang mengeluarkan bau di lokasi tempat saksi berkerja. 


"Selanjutnya saksi bersama-sama dengan warga kembali ke TKP untuk memastikan apa yang menjadi sumber bau tersebut. Saksi Apson langsung menuju sumber bau tak sedap untuk memastikan apa yang ada didekat celana tersebut. Sesampainya di TKP yang jarak dari jalan lebih kurang 5 meter ditemukan ada sesosok diduga manusia yang telah membusuk, saat itu juga saksi Apson menghubungi pihak Pemerintah Desa Tumpuk Tangah untuk memberitahukan penemuan tersebut kepada pihak berwajib," terang Kasat Reskrim. 


Kasat Reskrim Polres Sawahlunto beserta Kanit Pidum, Kanit Identifikasi dan Kanit Polsek Talawi langsung merespon laporan masyarakat dan mendatangi tempat kejadian perkara. "Sesampainya di TKP, memang benar ditemukan mayat tanpa identitas yang belum jelas jenis kelaminnya dalam kondisi yang yang tidak utuh dan mengeluarkan bau tak sedap," sebutnya.


Personil gabungan Polsek Talawi dan Personil Polres Sawahlunto di TKP segera mensterilkan TKP dengan memasang Police Line guna olah TKP dan evakuasi mayat tersebut serta menghubungi Puskesmas Talawi guna evakuasi mayat dari TKP ke RSUD Sawahlunto untuk dilakukan VER. "Sementara informasi tambahan dari saksi Martinus terakhir bekerja menyadap getah pinus pada hari Senin tanggal 26 Desember 2022," bebernya kemudian. 


Dijelaskan Kasat Reskrim Iptu Ferlyanto, Identitas mayat belum diketahui alias Mister X, diperkirakan berumur antara 30 tahun hingga 40 tahun, tinggi badan lebih kurang 165 cm, alamat tidak diketahui, kelamin laki-laki dengan pakaian yang digunakan celana jeans panjang  warna biru dan baju kaos warna hitam.


Saksi-saksi dalam penemuan mayat adalah Martinus (43), suku Nias selaku petani atau penakik getah pinus warga Dusun Bukik Obang. Apson Situmeang (47), suku Batak juga penakik pinus warga Dusun Bukik Obang, Desa Tumpuk Tangah.


Pihak kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi dan mengamankan TKP. Mencatat saksi-saksi, memasang Police Line. Membawa mayat ke RSUD Kota Sawahlunto dan melaporkan kepada pimpinan lalu membawa mayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi dan otopsi serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait pemakaman mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.


"Kami masih menunggu hasil identifikasi dan otopsi yang dilakukan oleh tim DVI RS Bhayangkara Padang," pungkasnya. (ton)


ADSEN KIRI KANAN