Notification

×

Adsense atas

Adsen

PSSI, Pelatih Sepakbola di Solsel Ikuti Lisensi D Nasional

Senin, 26 Desember 2022 | 20:07 WIB Last Updated 2022-12-27T04:13:58Z

 

Penyerahan plakat dari Pemkab Solsel kepada Asprov PSSI Sumbar


Solsel, fajarharapan.id --- Para pelatih sepak bola di Kabupaten Solok Selatan dibekali program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) lisensi D Nasional dari PSSI pusat.


Kursus pelatihan ini dalam menyambut Liga Solok Selatan dan Liga 3 di tahun 2023 nantinya.


"Untuk pelatihan lisensi ini, biasanya murni dari peserta biaya pendaftarannya. Di Solsel di subsidi oleh Ketua Askab PSSI Solsel M.Iqbal Chissa dan ini yang pertama di Sumatera Barat sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan sepak bola daerah," kata Ketua Exekutive Comitte (Exco) Kompetisi dan Wasit Asprov PSSI Sumatera Barat, Erwin Syofyan, Senin (26/12/2022) di Hotel Pesona Alam Sangir.


Dia mengatakan, Askab harus siap mengkoordinir kompetisi di daerah mulai kelompok umur hingga senior.


Namun jangan sekali-kali mencuri umur pemain untuk kompetisi di semua ajang bagi akan menangani sepak bola.


"Pas ajangnya, dia tidak bisa mengikuti pertandingan karena usinya dimainkan. Ini kerap terjadi di daerah, kedepan harus memperhatikan hal-hal yang kecil ini," pesannya.


Dia menyinggung PS Solsel yang berdiri di 2004 lalu, sudah mengikuti liga 3 sebelumnya. Namun di 2022 ini tidak ada lagi mengikuti kompetisi di tingkat Sumatera Barat. 


Sekarang sebutnya lagi, sudah ada putra daerah Solsel yang kini jadi Asisten Pelatih Semen Padang yang meski diambil ilmunya dalam pengembangan sepak bola di Solok Selatan. Bukan hanya PS Solsel, tapi pembinaan klub-klub sepak bola di Solsel.


"Tahun depan, PS Solsel harus ikut kompetisi di semua usia. Dan PS Solsel sama statusnya dengan PSP Padang, Persiju dan lainnya. Sudah diakui PSSI pusat," terangnya.


Ketua Pelaksana Pelatihan Lisensi D Nasional, Wiro Irwanda menyampaikan, pelatihan lisensi D Nasional ini diikuti oleh 30 pelatih sepak bola se Solok Selatan.


Kegiatan ini dimulai pada 26-31 Desember 2022 dan yang anggarannya di subsidi oleh Ketua Askab PSSI Solsel. 


"Pelatih dibekali terori sepak bola di hotel pesonal alam sangir dan prakteknya dilaksanakan di GOR Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir," sebutnya.


Sementara, Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan, pembekalan lisensi D Nasional oleh Askab PSSI Solok Selatan untuk pengembangan sepak bola daerah. Faktor kemajuan sepak bola tergantung pada pelatih yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menangani manajerial sepak bola itu.


Karena pelatih sentral dalam kepelatihan, harus memiloki kepribadian dan keterampilan pengetahuan, pengalaman dan mental.


Diharapkannya pelatih harus tampil prima dalam membawa sepak bola Solsel dalam ajang kompetensi daerah, provinsi dan nasional.


"Atlet-atlet sepak bola akan mendapatkan pelatih yang optimal dan terencana dengan baik melalui kursus kepelatihan ini," terang Bupati.


Dinilainnya, infrastruktur olahraga di Solsel sudah ada di bertaraf internasional seperti GOR Rimbo Tangah dan GOR Gelora Energy. 


"Asprov dan Askab PSSI perlu pembinaan sepak bola lebih matang lagi. Dan dinas pendidikan pemuda dan olahraga telah menggerakan pertandingan antar SD, SMP, dan SMA se Solsel. Ini telah berjalan, tapi belum bisa kita harapkan," bebernya.


Ketua PSSI Solok Selatan, M.Iqbal Chissa menyebutkan, demi memajukan sepak bola daerah, pihaknya kini memulai dari pelatihnya terlebih dahulu. Kemudian baru bibitnya yang akan dilatih.


Sebab dalam menyambut kompetisi liga Solsel, seluruh pelatih klub meski harus didasari lisensi nasional 


"Bagaimana PS Solsel bisa kembali berkiprah di Liga 3 dan klub-klub lainnya di daerah ini. Kita siap mendukung secara tenaga, pikiran dan pendanaan," paparnya. (man)


ADSEN KIRI KANAN