Notification

×

Adsense atas

Adsen

Laga Portugal vs Maroko di Perempatfinal Piala Dunia 2022 Dipimpin Wasit Argentina, Pepe Ajukan Protes kepada FIFA

Minggu, 11 Desember 2022 | 06:45 WIB Last Updated 2022-12-11T00:41:05Z

Pepe ajukan protes kepada FIFA usai laga Portugal vs Maroko dipimpin wasit Argentina.


BEK Timnas Portugal, Pepe, mengajukan protes kepada FIFA usai laga Portugal vs Maroko di perempatfinal Piala Dunia 2022 dipimpin wasit asal Argentina. Sebab, ia merasa timnya dirugikan dalam pertandingan tersebut.


Sebagaimana diketahui, Portugal harus tersingkir dari Piala Dunia 2022 usai dipermalukan Maroko dengan skor tipis 1-0. Laga tersebut dilangsungkan di Al Thumama Stadium, Qatar pada Sabtu (10/12/2022) malam WIB.


Gol Youssef En-Nesyri pada menit 42 mengantarkan Singa Atlas -julukan Maroko- menjadi negara Afrika pertama sepanjang sejarah yang melaju ke semifinal Piala Dunia. Striker Sevilla itu melompat sangat tinggi dan menanduk bola ke gawang yang dijaga Diogo Costa, sebagaimana dikutip okezone.com.


Tentu saja, kekalahan itu sangat menyakitkan bagi Cristiano Ronaldo dan kolega karena mereka merupakan salah satu skuad yang difavoritkan untuk mengangkat trofi di Qatar. Pepe pun nampak tak terima dengan hasil tersebut sehingga melakukan protes pada FIFA karena merasa timnya banyak dirugikan oleh wasit.


Menurutnya, penunjukkan wasit asal Argentina itu tak masuk akal karena rivalitas antara Portugal, yang punya Ronaldo, dengan La Albiceleste –julukan Argentina, yang memiliki Lionel Messi, di mana kedua pemain terbaik di dunia itu mengincar trofi Piala Dunia pertama mereka. Mantan bintang Real Madrid itu menilai ada rasa balas dendam dari wasit untuk merugikan timnya karena kemarin pasukan Lionel Scaloni juga merasa banyak dirugikan ketika menang atas Belanda di perempatfinal.


“Tidak dapat diterima bahwa wasit Argentina mengatur pertandingan hari ini setelah apa yang terjadi kemarin,” kata Pepe dilansir dari Sport Bible, Minggu (11/12/2022).


“Dengan Messi mengeluh dan Argentina berbicara (soal buruknya kinerja wasit lawan Belanda). Saya tidak mengatakan itu kondisional, tetapi apa yang terjadi di babak kedua? Semuanya (kontroversial),” tambahnya.


“Kiper mereka (Maroko) selalu mengulur waktu, tapi hanya ditambah delapan menit injury time. Setelah apa yang saya lihat hari ini, mereka (FIFA) sekarang bisa memberikan gelar kepada Argentina,” tuturnya.


Kendati demikian, nasi sudah menjadi bubur bagi Pepe dan Portugal. Mereka telah melewatkan kesempatan besar untuk mencapai semifinal turnamen sepakbola terakbar di dunia itu.


Mungkin bek berusia 39 tahun itu hanya kesal karena dia menyia-nyiakan peluang emas di menit-menit akhir babak kedua ketika tandukannya menyamping tipis di sisi gawang Maroko. Setelah momen itu, bek Maroko, Jawad El Yamiq pun mencium kepalanya, yang mungkin membuat Pepe emosi.


Di sisi lain, Achraf Hakimi dkk selanjutnya bakal menghadapi Prancis di semifinal setelah armada Didier Deschamps menggilas Inggris 2-1 di perempat final. Sementara Argentina bakal melawan tim kuda hitam lainnya, yakni Kroasia. (*)


ADSEN KIRI KANAN