Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kisah Anak Petani Sukses Jadi Guru Besar Termuda di Unesa, Baru Berusia 41 Tahun

Senin, 26 Desember 2022 | 17:05 WIB Last Updated 2022-12-26T10:05:00Z

 

 

Prof Nadi Suprapto MPd, PhD, Anak Petani yang Jadi Guru Besar Unesa



JAKARTA - Seorang anak petaniberhasil menjadi guru besar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Tak cuma itu, ia juga dinobatkan sebagai guru besar termuda karena baru berusia 41 tahun. Bagaimana kisahnya?


Adalah Prof Nadi Suprapto MPd, PhD yang merupakan dosen dari Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unesa. Ia dikukuhkan menjadi guru besar bersama 3 guru besar lainnya pada Jumat (23/12/2022), sebagaimana dikutip iNews.id.


Nadi mengaku berasal dari keluarga yang sederhana. Bahkan, saat masih SMA ia selalu menggembala membantu orang tuanya yang berprofesi sebagai petani untuk membajak sawah menggunakan kerbau.


Meskipun begitu, hal itu lah yang menjadi motivasi dirinya semangat berjuang meningkatkan derajat keluarga melalui pendidikan. Ia pun berhasil menjadi guru besar di bidang Pendidikan Fisika.


"Saya berasal dari keluarga petani yang selalu dididik untuk bekerja keras. Saat SMA, saya selalu menggembala kerbau dari sawah ke sawah. Hal itu yang membuat semangat saya semakin terpacu dan betul-betul bekerja keras sampai di titik ini,” ucap dia dikutip dari laman resmi Unesa, Senin (26/12/2022).


Nadi yang merupakan lulusan sarjana dari Unesa ini ternyata telah mengabdi untuk mengajar di Unesa selama 17 tahun. Ia mengaku, rahasianya bisa menjadi guru besar termuda di Unesa adalah ketekunan dan menjalankan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebaik-baiknya.


Dengan gelar yang diembannya tersebut, Nadi mengaku akan menjalankan tugas dengan baik. Tak puas dengan itu, ia juga akan terus melahirkan publikasi ilmiah di jurnal internasional.


"Alhamdulillah sudah ada sekitar 87 publikasi di jurnal bereputasi. Kalau yang internasional dan nasional alhamdulillah lumayan banyak dan di UNESA urutan kedua sebagai pemilik publikasi jurnal bereputasi," kata Nadi.(*)


ADSEN KIRI KANAN