Notification

×

Adsense atas

Adsen

Jembatan Aie Bajau Nagari Sintuk Memprihatinkan

Sabtu, 17 Desember 2022 | 09:32 WIB Last Updated 2022-12-17T02:32:43Z

Warga harus berhati-hati untuk berlalu lintas pada Jembatan Aie Bajau, Korong Batang Tapakih, Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Padang Pariaman, terlihat kondisi pada hari Jum'at siang, 16 Desember 2022 (foto.dok.hn)



Lubuak Aluang
- Jembatan yang melintasi aliran sungai Batang Tapakih dengan sebutan "Jembatan Aie Bajau" ini, telah semakin memprihatinkan. Bahkan, telah ada dikalangan warga masyarakat yang terpeleset jatuh masuk sungai.


Mendengarkan keterangan dan keluhan dari salah seorang tokoh masyarakat Korong Batang Tapakih, Nagari Sintuk, Bujang kepada Happy Naldy tentang kondisi jembatan Aie Bajau, maka Happy Naldy pun langsung turun ke lokasi.


Ia sebagai Ketua DPD Gerindra Padang Pariaman didampingi Ketua PAC Gerindra Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Indra dan Wali Korong serta Beni dari perangkat Nagari Sintuk, memang terenyuh dan prihatin melihat kondisi jembatan Aie Bajau.


Bujang menuturkan, jembatan Aie Bajau yang berukuran sepanjang 18 meter dengan lebar 2,5 meter itu dibangun secara swadaya dulunya. Kini, sudah sekian tahun lamanya, kondisi bantalan bersama beberapa tonggaknya, telah banyak yang melapuk dan keropos dimakan usia.


"Kami butuh perhatian bantuan dari Pemda Padang Pariaman Cq Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk kehadiran jembatan Aie Bajau yang permanen sebagai sarana memperlancar warga yang melintas dari ketiga Korong berjumlah sekitar 500 KK disini. Terutama petani dan pekerja batu bata" harap Bujang sebagaimana dikutip Happy Naldy.


Dulu, ada pemasangan kawat baronjong dibawah jembatan itu sebagai penyangga, sebut Bujang, itupun adalah hasil dari mempergunakan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Happy Naldy sebagai anggota DPRD pada tahun 2017 lalu.


Sedangkan Happy Naldy memberikan solusinya dengan cara membuat proposal rencana anggaran biaya (RAB) secara swadaya gotong royong. Terutama untuk melakukan rehabilitasi mempergunakan batang kelapa. Itu yang sangat mendesak terlebih dahulu, kata Happy Naldy kepada media ini di Lubuak Aluang, Jum'at siang (16/12/22) usai peninjauan kesana.


"Kalau dibiarkan berlarut-larut, itu sangat beresiko kepada warga masyarakat yang berlalu lintas disana. Apalagi jikalau sempat ambruk, akan terputus mata rantai pergerakan ekonomi warga setempat. Padahal dari jalan dari arah Palembayan maupun dari Batang Tapakih telah diaspal dari ujung ke ujung, sedangkan yang ditengah-tengah belum diaspal, termasuk belum permanen jembatan Aie Bajau itu" sebut Happy Naldy.


Ia menambahkan, padahal Nagari Sintuk, termasuk jalan dan jembatan di Aie Bajau adalah salah satu kawasan penyangga dari Ibu Kabupaten Padang Pariaman yang berada di Parit Malintang. Tentu harus rancak jalan hendaknya. Yakni ruas jalan dari Batang Tapakih ke Palembayan maupun dari Batang Tapakih ke Pasa Sintuk melalui Korong Tanjuang Pisang.


Wali Nagari Sintuk Desrial, S.Pd ketika dihubungi secara terpisah Jum'at sore, membenarkan, bahwa pihak pemerintahan Nagari telah mengusulkan kepada Dinas PUPR pada tahun 2019 lalu. Bahkan, pihak Pemda Padang Pariaman telah mealokasikan untuk membangun. Tetapi disebabkan terjadinya wabah Covid-19, maka pelaksanaan fisik banyak yang dibatalkan, termasuk untuk jembatan Aie Bajau tersebut.


Untuk kelanjutannya, sebut Desrial, akan kita telusuri kembali ke Dinas PUPR, kiranya bisa dialokasikan untuk membangun jembatan Aie Bajau yang permanen nantinya.


"Jelang ada jembatan nan rancak dari Pemda Padang Pariaman, kita coba menanggulangi secara swadaya gotong royong kembali. Itu yang sangat urgensi demi kelancaran lalu lintas warga disana" ucap Desrial.


Wali Nagari Desrial menambahkan, jembatan Aie Bajau menghubungkan warga dari 3 (tiga) Korong. Yakni antara Korong Batang Tapakih dengan Korong Palembayan, Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang dan Korong Sungai Abang, Nagari Sungai Abang Lubuak Aluang, Padang Pariaman. (sa).







ADSEN KIRI KANAN