Notification

×

Adsense atas

Adsen

13 Imigran Gelap Ditangkap di Rote Ndao, Diduga Hendak ke Australia namun Kapal Terdampar

Kamis, 15 Desember 2022 | 11:05 WIB Last Updated 2022-12-15T04:05:00Z

 

Sejumlah imigran diduga asal Irak diturunkan di Polres Rote Ndao, NTT, Rabu (14/12/2022),




KUPANG - Sebanyak 13 imigran gelap diduga berasal dari Irak di desa Dodaek, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu malam (14/12/2022). Mereka diduga akan menyeberang ke Australia.


Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan mengatakan kapal yang mereka tumpangi terdampar di wilayah Indonesia. Dilaporkan para imigran gelap ini akan berlayar ke Australia, sebagaimana dikutip iNews.id.


"Namun kapal yang mereka tumpangi terdampar di titik nol terselatan Indonesia," kata Surya Wiryawan, Kamis (15/12/2022).


Berdasarkan informasi awal, dia menjelaskan belasan imigran gelap itu terdampar di perairan Rote Barat Daya. Namun, setelah dicek kembali, kapal tersebut terbawa arus hingga ke Rote Selatan.


"Usai ditemukan, para imigran itu kemudian dibawa ke Mapolres Rote Ndao untuk proses lebih lanjut," ucapnya.


Selain menangkap dan menyelamatkan 13 imigran itu, Polres Rote Ndao juga menangkap tiga anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang membawa belasan imigran tersebut.


Ketiga ABK yang masing-masing bernama Isro Pello, Aris Djawa, dan Rayan Hidayat Gafur itu berasal dari Desa Papela. Mereka saat ini masih ditahan dan dalam proses pemeriksaan.


Surya mengatakan Polres Rote Ndao sudah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham NTT terkait penemuan belasan imigran tersebut. Selanjutnya, mereka akan diserahkan ke pihak imigrasi di Kupang.


Adapun identitas ke 13 imigan tersebut yakni, Mushin Hassan (laki-laki), Ilham Haji (perempuan), Bnyat Khdhir (laki-laki), Mond Khdhir (laki-laki), Abdulbaqi Abdulbaqi Hasan (laki-laki), Renas Gohdar Ali (perempuan), Anahi Abdulbaqi Abdulbaqi (perempuan), Dlsher Khder (laki-laki), Rezhan Talih (perempuan), Limas Dlsher (perempuan), Ahmed Sdeek Omar (laki-laki), Zherwan Hussen (laki-laki) dan Beston Mohamd Ali (laki-laki).(*)


ADSEN KIRI KANAN