Notification

×

Adsense atas

Adsen

PTDI Perkenalkan Pesawat N219 Amfibi, Dapat Lepas Landas di Sungai dan Danau

Kamis, 03 November 2022 | 13:31 WIB Last Updated 2022-11-03T06:31:00Z

 

PT Dirgantara Indonesia akan memproduksi pesawat Nurtanio N219 versi amfibi pada tahun 2025.




BANDUNG  - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memperkenalkan pesawat Nurtanio N219 versi amfibi dengan kemampuan take off dan landing di air. Pesawat ini ditargetkan berproduksi pada 2025 mendatang.  


Pesawat N219 amfibi diperkenalkan PTDI pada di Indo Defence Expo & Forum 2022. Pesawat N219 versi pesawat amphibi ini dapat lepas landas di darat maupun permukaan air seperti danau, sungai besar, teluk hingga laut. Berbeda dengan konvensional, pesawat ini menggunakan roda dan bantalan layaknya perahu di sisi kanan dan kiri,sebagaimana dikutip iNews.id.


Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan menyatakan, dengan adanya inovasi transportasi udara tersebut, terbuka kemungkinan dicapainya semua tujuan di berbagai sektor. 


Seperti layanan perjalan dinas pemerintahan, perusahaan migas, layanan kesehatan masyarakat, SAR dan penanggulangan bencana, pengawasan wilayah maritim serta di bidang pariwisata Nusantara melalui jalur laut dengan cepat menggunakan pesawat N219 Amphibi. 


"Pengembangan pesawat N219 dan pesawat N219 amphibi ditujukan untuk memenuhi jalur atau rute penerbangan perintis dalam menjangkau pulau-pulau Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). 


Harapannya pesawat komersil PTDI tersebut dapat menunjang transportasi Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi di negara kepulauan serta kemajuan industri kedirgantaraan nasional," kata dia.


Berbagai wilayah di Indonesia yang berpotensi untuk dapat menggunakan pesawat N219 Amphibi di antaranya seperti pulau Belitung, pulau Derawan, pulau Sebukuh, pulau Rumberpon, Raja Ampat, Teluk Cendrawasih, Danau Sentani, Bunaken, Wakatobi, Pulau Moyo, Bali, Karimun Jawa, Kepulauan Seribu, Teluk Kiluan, Danau Toba. 


Pesawat N219 Amphibi dikembangkan dari pesawat N219 konfigurasi basic yang saat ini sedang memasuki tahap detail design airframe dan development test landing gear. 


"Untuk terbang perdana dan perolehan sertifikasi direncanakan dapat terlaksana di tahun 2024, sehingga diharapkan pesawat N219 dapat masuk pasar di tahun 2025," ucap dia. (*)



ADSEN KIRI KANAN