Notification

×

Adsense atas

Adsen

Presiden Israel Isaac Herzog Perintahkan Netanyahu Bentuk Kabinet

Minggu, 13 November 2022 | 20:05 WIB Last Updated 2022-11-13T13:38:30Z

 

Benjamin Netanyahu.




TEL AVIV – Benjamin Netanyahu secara resmi ditunjuk oleh Presiden IsraelIsaac Herzog, pada Minggu (13/11/2022) ini untuk membentuk pemerintahan baru. Perintah itu menyusul kemenangan Partai Likud pimpinan Netanyahu beserta koalisinya dalam pemilihan umum anggota parlemen awal pekan lalu.


Menurut Herzog, hasil konsultasinya dengan Knesset (Parlemen Israel) menunjukkan, sebanyak 64 anggota Knesset merekomendasikan agar Netanyahu ditugaskan untuk membentuk pemerintahan. Sementara itu, ada 28 anggota Knesset yang merekomendasikan agar Yair Lapid yang menjalankan tugas itu, sebagaimana dikutip iNews.id.


Di luar itu, sebanyak 28 anggota Knesset memutuskan untuk tidak merekomendasikan siapa pun untuk membentuk kabinet.


Herzog berpendapat, kasus hukum yang tengah melilit Netanyahu saat ini tidak akan menghalanginya menjadi perdana menteri. Dia pun mengemukakan beberapa hal yang menjadi pertimbangannya untuk menugaskan politikus Partai Likud itu menyusun pemerintahan.


“Saya tidak lupa, tentu saja , bahwa ada proses hukum yang sedang berlangsung terhadap Netanyahu di Pengadilan Distrik Yerusalem, dan saya sama sekali tidak menyederhanakannya,” kata Herzog dalam sebuah upacara di kediamannya di Yerusalem, akhir pekan ini, seperti dikutip kantor berita Sputnik.


“Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa Mahkamah Agung telah menyatakan pendapatnya tentang masalah tersebut, dan tugas pembentukan sebuah pemerintahan sudah pernah diberikan kepada Netanyahu oleh pendahulu saya, Presiden Reuven Rivlin,” kata Herzog. 


Herzog mengatakan, dia telah memutuskan untuk memberi Netanyahu mandat untuk membentuk pemerintahan setelah mempertimbangkan semua masalah tersebut sesuai dengan kacamata hukum. Dia pun setuju jika Netanyahu untuk memikul tanggung jawab sebagai perdana menteri.


Menurut undang-undang yang berlaku di Israel, Netanyahu memiliki waktu 28 hari untuk mengadakan negosiasi dengan koalisinya dan membentuk pemerintahan. Jika dalam kurun waktu itu belum ada kesepakatan, dia bakal mendapat perpanjangan waktu 14 hari untuk menyusun kabinet.(*)


ADSEN KIRI KANAN