Notification

×

Adsense atas

Adsen

Gelar RDP Komisi I dan IV DPRD Pessel Bahas Nasib Guru Non PNS

Jumat, 11 November 2022 | 21:24 WIB Last Updated 2022-11-15T14:34:12Z

Suasana RDP DPRD Pessel membahas nasib guru.


Pessel, fajarharapan.id - Jajaran Komisi I dan IV DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Pessel serta para perwakilan guru honorer di ruang rapat DPRD, Kamis 10 November 2022.


RDP itu membahas soal nasib guru non PNS yang tidak dapat penempatan, padahal sudah lulus passing grade tahap pertama.


Pembahasan nasib Umar Bakri tersebut melalui RDP itu menindaklanjuti atas pengaduan dari Asosiasi Tenaga Guru Agama Honorer di Kabupaten Pesisir Selatan. RDP itu dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


.


"DPRD Pesisir Selatan berupaya mendorong penyelesaian masalah nasib guru dengan dinas terkait. Kami minta Kaban dan Kadis-nya menyurati Kemenpan terkait keluhan guru-guru yang lulus passing grade pertama," ujar Ketua DPRD Kabupaten Pessel, Ermizen. S.Pd, kepada wartawan usai rapat dengar pendapat tersebut, Kamis (10/11/2022).


Menurutnya, rapat dengar pendapat tersebut membahas soal nasib guru yang tidak mendapatkan penempatan padahal sudah lulus passing grade tahap pertama.


DPRD mendesak kepala dinas terkait untuk menyurati Kemenpan bagaimana jalan terbaik bagi guru yang telah lulus passing grade pertama, sehingga nasibnya tidak terkatung-katung alias tidak adanya kepastian.


Foto bersama


Jajaran Komisi IV DPRD menggelar rapat dengar pendapat atau RDP terkait permasalahan tenaga kontrak, guru tidak tetap, kategori dua (K2) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (adv/wandi)


ADSEN KIRI KANAN