Notification

×

Adsense atas

Adsen

Biadab..!! Guru Ngaji Muba Cabuli Murid di Bawah Umur, Pelaku Akui Sudah 4 Korban

Selasa, 29 November 2022 | 21:24 WIB Last Updated 2022-11-29T14:24:29Z

.


Keluang, fajarharapan.id - Biadab. Kata itu yang pantas untuk seorang oknum guru ngaji sekaligus Ustadz S (43) warga Sidorejo, Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang tega mencabuli murid ngajinya Bunga (8) nama samaran. Korban masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 2 warga Sidorejo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin.


Peristiwa pencabulan tersebut terjadi Jumat (18/11/22) sekira pukul 15:00 Wib di rumah pelaku. Bermula saat itu Korban 'Bunga' sedang bermain di sebelah rumah pelaku, kemudian pelaku memanggil si korban. Kemudian korbanpun menghampiri si pelaku, tanpa basa-basi sipelaku langsung menggendong si korban di bawa masuk kekamar pelaku sembari menciumi korban. Karena istri pelaku lagi keluar rumah, maka pelaku langsung melancarkan aksi bejatnya.


Di dalam kamar, pelaku langsung mengeluarkan kemaluannya dan menyuruh si korban untuk megang kemaluan pelaku, setelah itu pelaku langsung melepaskan celana dalam si korban dan langsung menyetubuhi si korban layaknya suami istri, namun dikarenakan sikorban kesakitan dan menangis, akhirnya pelaku melepaskan korban dan mengancam supaya tidak bercerita sama siapapun.


Setelah kejadian tersebut, si korban selalu murung. Melihat perubahan sikap terhadap putrinya, ibunda korban merasa curiga, dan berusaha mencari tau apa penyebab si buah hati jadi berubah dan akhirnya, Senin (28/11/22) sang putri menceritakan semua yang menimpa dirinya. Betapa terkejutnya sang bunda setelah mendengar keterangan dari putrinya.


"Ya Allah Pak, kayak nak pingsan aku denger cerito anakku. Setelah itu anakku langsung kubawak kebidan desa sama suamiku, setelah diperikso samo bidan desa, kami samo bidan desa diajak ke dokter untuk memastike nian. Setelah diperikso oleh dokter, kami disarankan untuk visum ke RS Sekayu dan melapor ke Polsek keluang," terang ibunda korban sembari menangis.


"Setelah melapor Kepolsek Keluang, kami langsung di antar ke PPA Polres Muba dan didampingi pihak KPAD Muba. Raso nak pingsan aku setelah denger keterangan dari dokter RS Sekayu tentang kondisi anakku pak," bebernya.


"Pokoknyo, aku dak terimo anakku sudah diperlakukan Cak itu samo dio, Aku dak akan maafkan dio pak. Masa depan anakku hancur karno dio, hukum seberat beratnyo pak," tegas ibunda korban.


Tentu saja peristiwa tersebut membuat gempar warga Sidorejo dan sekira pukul 21.00 Wib, karena massa mulai banyak yang mendatangi rumah tersangka. Akhirnya Satreskrim polsek Keluang segera bergerak cepat untuk mengamankan pelaku agar tidak terjadi perbuatan anarkis. Pelakupun langsung di amankan di Mapolsek Keluang Muba.


Saat awak media melakukan wawancara langsung terhadap pelaku di ruangan Reskrim Polsek Keluang. Atas keterangan dari pelaku sendiri, bahwa pelaku mengakui semua perbuatan biadab tersebut. Bahkan yang mengejutkan lagi, dari keterangan pelaku, bahwa korbannya bukan cuma 1 anak saja, sudah 4 anak yang dia cabuli sebelum si Bunga tersebut.


Kapolsek Keluang Iptu M.Azwar Kurniawan., Sik yang diwakili Bripka Miswadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. 


"Demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, karena massa sudah banyak, maka atas perintah Kapolsek, saya beserta Tim Reskrim lainnya segera mengamankan diduga pelaku pencabulan. Saat ini pelaku akan segera kita limpahkan ke unit PPA Polres Muba guna penyelidikan lebih lanjut," terangnya.(Rusdian)


ADSEN KIRI KANAN