Notification

×

Adsense atas

Adsen

Amankan KTT G20, TNI AU Kerahkan F-16 hingga Sukhoi

Rabu, 09 November 2022 | 09:40 WIB Last Updated 2022-11-09T02:40:00Z

 

Pesawat tempur F-16



JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan, bahwa TNI AU telah menyiapkan pesawat tempur untuk mengamankan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali pada 15 hingga 16 November 2022.


Fadjar menyebut, pesawat tempur yang digunakan dalam pengamanan ialah F16 Fighting Falcon dan Sukhoi.


"Ada pesawat F16 dan Sukhoi, dan juga dukungan dari pesawat patmar (patroli maritim)," kata Fadjar usai membuka Seminar Nasional 'Tantangan TNI AU dalam Perkembangan Teknologi Elektronika Penerbangan' di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (8/11/2022).


Bahkan, kata Fadjar, TNI AU juga mempersiapkan pesawat Hercules C-130 sebagai alat angkut pasukan dan logistik guna mendukung acara KTT G20 mendatang, sebagaimana dikutip Okezone.com.


"Dan kita gelar juga pesawat Hercules untuk dukungan logistik," ucapnya.


Pengamanan menggunakan pesawat tempur tersebut, kata Fadjar, juga dibarengi dengan pengerahan pasukan sebanyak 3.000 personel.


"Kalau tidak salah 3000an personel, dari berbagai kecabangan," katanya.


Sebagai informasi, Pesawat F-16 Fighting Falcon dilengkapi senapan M61 Vulcan pada bagian dalam badan pesawat. Dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, F-16 dibuat dengan berbagai peningkatan struktur yang membuatnya semakin canggih.


Terdapat tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan. Lalu gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot.


Pesawat tempur F-16 tersebut juga dilengkapi dengan Display Pedestal (CPD) terbaru yang dapat memberi citra taktis bagi pilot pada layar beresolusi tinggi. Sehingga fleksibilitas, dan penargetan semua cuaca bisa lebih cepat dan presisi.


Tidak hanya itu, layar di bagian dalam pesawat dapat menampilkan peta situasi udara bergerak dengan warna. Hal tersebut memudahkan pilot untuk mengoperasikan pesawat.


Sedangkan, dikutip dari laman resmi tni-au.mil.id, pesawat tempur Sukhoi merupakan pesawat tempur multifungsi, yang efektif dipakai sebagai pesawat serang darat.


Pesawat ini memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi, serta dilengkapi dengan sistem radiolocation yang memungkinkan pelacakan hingga 10 target dalam waktu bersamaan. (*)



ADSEN KIRI KANAN