Notification

×

Adsense atas

Adsen

180 Korban Kerusuhan Aremania Masih Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:33 WIB Last Updated 2022-10-02T00:33:00Z

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat memberikan keterangan pers terkait kerusuhan Aremania.



MALANG - Selain 127 orang tewas, sebanyak 180 orang juga masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit buntut kerusuhan Aremania. Sebagian besar di antara mereka merupakan suporter. 


Informasi yang dihimpun, sebagian besar korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas akibat berdesakan saat keluar stadion. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ratusan korban tersebut kini dirawat di sejumlah rumah sakit mulai dari RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, dan beberapa rumah sakit di Kota Malang, sebagaimana dikutip iNews.id.


"Masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan. Tadi beliau (Bupati Malang) melakukan pengecekan langsung oleh kami, dan terkait dengan upaya-upaya penyembuhan pada yang sedang dirawat," katanya, Minggu (2/10/2022).


Nico menjelaskan, kerusuhan terjadi karena suporter kecewa Arema FC kalah dari Persebaya. Saat itu para penonton turun ke tengah lapangan dan berusaha mencari para pemain untuk menanyakan kenapa sampai kalah. 


"Oleh karena itu pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan, dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan," katanya. 


Nico menyebutkan, saat mencoba dialihkan dengan himbauan dengan cara persuasif. Tapi cara itu tak berhasil, massa kian beringas menyerang dan merusak mobil kepolisian. "Upaya pencegahan sampai dilakukan gas air mata, karena sudah merusak mobil (polisi) dan akhirnya gas air mata disemprotkan," tuturnya kembali. (*)





ADSEN KIRI KANAN