Notification

×

Adsense atas

Adsen

Zelensky Sebut Kota-Kota yang Direbut Rusia dalam Kondisi Hancur

Kamis, 15 September 2022 | 21:05 WIB Last Updated 2022-09-15T14:29:50Z

 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memastikan kota-kota di Ukraina yang direbut Rusia dalam kondisi hancur. 



IZIUM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memastikan kota-kota di Ukraina yang direbut Rusia dalam kondisi hancur. Menurutnya tak ada satupun rumah yang untuh. 


Daerah tersebut direbut kembali oleh militer Ukraina dalam serangan balasan sepekan terakhir, sebagaimana dikutip iNews.id.


Dalam sebuah pesan video Rabu (14/9/2022) malam, Volodymyr Zelensky mengatakan, satu kota besar yang baru direbut kembali, Kryvyi Rih, mengalami kerusakan pada sistem air bersih akibat serangan rudal Rusia.


Rudal Rusia, kata Zelensky, menghantam bendungan Karachunov. Padahal sistem air bersih bukan target bernilai bagi militer. Ratusan ribu warga sipil bergantung padanya setiap hari.


Kota dengan jumlah populasi sebelum perang 650.000 jiwa itu menjadi sasaran delapan rudal jelajah Rusia pada Rabu kemarin.


Video itu dirilis setelah Zelensky kembali ke Kiev dari Kharkiv. Sempat terjadi insiden di mana kendaraan yang dinaikinya bertabrakan dengan mobil pribadi.


Juru bicara kepresidenan Serhii Nykyforov menegaskan Zelensky tak mengalami luka parah.


"Presiden diperiksa oleh dokter, tidak ditemukan luka serius," kata Nykyforov, dalam keterangannya di Facebook.


Zelensky pada Rabu kemarin melakukan kunjungan mendadak ke Izium, Kharkiv. Kota itu ditinggalkan pasukan Rusia yang ditarik mundur menyusul kekalahan dalam serangan balasan tentara Ukraina.


"Penegak hukum kami sudah mendapatkan bukti pembunuhan, penyiksaan, dan penculikan warga oleh penjajah. Mereka hanya menghancurkan, menyita, mengusir. Mereka meninggalkan desa-desa yang hancur, dan beberapa di antaranya tidak ada satu pun rumah yang selamat," kata Zelensky.


Seorang legislator Ukraina Inna Sovsun menggambarkan kehancuran sistem air bersih di Kryvyi Rih.


"Stasiun pompa air hancur. Sungai hancur menyebabkan luapan pada bendungan dan pada tepiannya. Bangunan perumahan hanya beberapa meter dari sungai," kata Sovsun, dalam cuitan.


Rusia berkali-kali membantah sengaja menargetkan warga dan fasilitas sipil.(*)


ADSEN KIRI KANAN