Notification

×

Adsense atas

Adsen

Tim MPTPTGR Kota Batam Kunjungi Kota Pariaman

Kamis, 29 September 2022 | 20:03 WIB Last Updated 2022-09-29T13:03:34Z

Ketua Tim MPTPTGR Kota Batam Kepulauan Riau Jefridin saling tukar cendramata dengan Asisten II Elfis Candra di ruang rapat Balaikota, Kamis 29 September 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
- Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menerima kunjungan dari Tim Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi Daerah (MPTPTGR) Kota Batam bertempat di Ruang Rapat Walikota, Balaikota Pariaman, Kamis (29/09/22).


Walikota Pariaman diwakili Asisten II, Elfis Candra mengucapkan selamat datang di Kota Pariaman kepada rombongan tim MPTPTGR Kota Batam yang diketuai Sekda Kota Batam Jefridin.


“Kunjungan kerja Pemko Batam ke Kota Tabuik ini adalah terkait studi tiru tentang MPTPTGR Kota Pariaman. Dalam pertemuan ini membahas bagaimana prosedur sidang-sidang yang dilakukan oleh Pemko Pariaman terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan pegawai dalam pengelolaan keuangan daerah" ujar Elfis kepada peliput MCP.


Elfis mengatakan, untuk Kota Pariaman sendiri, kita sudah melakukan dan membentuk Tim MPTPTGR ini sejak tahun 2020 kemarin. Sekdako Pariaman selaku Ketua Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah (MPPKD).


Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi Kota Pariaman ini, ungkap Elfis, dibentuk dalam rangka mengembalikan kerugian negara yang muncul akibat tidak cermatnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan kegiatan.


“Kita telah melakukan sidang kepada pegawai yang melakukan penggunaan anggaran yang mengakibatkan kerugian terhadap keuangan daerah" sebut dia.


Elfis mengaku, kegiatan ini telah memberikan banyak kontribusi kepada pemerintah daerah, sehingga para pegawai lebih disiplin dengan begitu mengurangi temuan-temuan yang dilakukan dalam rangka pengelolaan keuangan daerah.


Harapan kita kedepan agar pegawai-pegawai yang melakukan pengelolaan keuangan daerah agar lebih disiplin, karena setiap pelanggaran atau temuan-temuan itu harus dilakukan penggatian sehingga kerugian keuangan daerah dapat kita minimalisir.


Sedangkan Sekdako Batam Jefridin mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Pemko Pariaman dalam kunjungan ini.


“Banyak pengalaman yang kami dapat dari pertemuan ini terutama terkait penyelesaian temuan-temuan daerah ,” terangnya.


Dari kunjungan kerja ini, ucap Jefridin, kita berharap Kota Batam tahun depan bisa mengurangi dampak-dampak negatif dari kegiatan yang diselenggarakan secara asal-asalan dan merugikan negara.


Menurut dia, sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003, UU Nomor 1 Tahun 2004, dan UU Nomor 15 Tahun 2004, yang diatur secara berurutan dan memperoleh perhatian khusus dalam pengelolaan keuangan negara/daerah. 


"Penyelesaian kerugian negara/daerah diharapkan menjadi pelajaran untuk menimbulkan efek jera bagi pejabat negara atau ASN kami di Kota Batam" tukasnya mengakhiri.


Dalam pertemuan ini, Asisten Elfis Candra didampingi Kabag Hukum Indra Syamsu, Sekretaris BPKBD Adrial beserta jajarannya.


Usai diskusi tersebut, Pemko Pariaman dengan Pemko Batam saling menyerahkan plakat sebagai kenang-kenangan dari masing-masing daerah. (mcp/hsa)




ADSEN KIRI KANAN