Notification

×

Adsense atas

Adsen

Sumbar Targetkan Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2024 di Atas 70 Persen

Jumat, 02 September 2022 | 19:14 WIB Last Updated 2022-09-02T12:14:50Z

.


Lubuk Sikaping, fajarharapan.id - Kepala Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Provinsi Sumatera Barat Dr. Jefrinal Arifin mengatakan, pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pemilih di Pemilu (pemilihan umum) tahun 2024 di Sumbar di atas angka 70 persen.


"Target itu realistis, dan insya Allah optimistis akan tercapai," kata Jefrinal di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Jumat (2/9/2022). 


Jefrizal hadir di Lubuk Sikaping dalam acara sosialisasi pendidikan politik terhadap para tokoh masyarakat di daeah itu. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Sumbar.


Jefrinal menunjuk contoh kegiatan sosialisasi pendidikan politik itu, yang ramai didatangi oleh tokoh masyarakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman. 


"Ini menandakan, tingkat kesadaran masyarakat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara cukup tinggi," tambahnya.


"Ini gambaran awal yang menggembirakan," tambahnya. Diharapkan Jefrinal, bila kelak dilakukan lagi kegiatan serupa ke elemen masyarakat lainnya, tingkat kepesertaan dan antusiasme masyarakat sebagai peserta lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi yang terjadi di kegiatan itu.


Kendati demikian, Jefrinal tetap mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pemilu, sebagai bagian hak dan kewajiban sebagai warga negara.


 "Jangan bersikap cuek," katanya. (Sikap cuek menghadapi pemilu) itu hanya akan merugikan diri sendiri," tambah Jefrinal.


Ditanya titik rawan dalam sejumlah tahapan pemilu, Jefrinal menjelaskan bahwa pihaknya bersama dengan KPU (komisi pemilihan umum) dan Basaslu (badan pengawasan pemilu) akan fokus mengawasi praktek moneys politics (politik uang), hoaks (berita bohong), berita menghasut, dan lainnya.


Zulkenedi Said, anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) yang ikut menjadi pemateri dalam kegiatan itu, menjelaskan kendati tingkat pendidikan masyarakat semakin baik, sosialisasi pendidikan politik terhadap masyarakat masih tetap perlu diberikan.


"Ini merupakan program unggulan Pemprov Sumbar melalui Badan Kesbangpol yang diselenggarakan setiap tahun. Program ini merupakan implementasi dari program pokir (pokok-pokok) pikiran kami sebagai anggota DPRD Sumbar," tambahnya.


Tujuannya, menurut Zulkenedi, agar masyarakat --terutama para peserta kegiatan-- memahami secara utuh dan mendalam tentang politik dalam artian luas. 


"Baik dalam arti demokrasi, politik itu sendiri, serta hak dan kewajiban masyarakat sebagai warga negara," terang Zulkenedi, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumbar.


Yang terlebih lagi, menurut Zulkenedi, pelaksanaan Pemilu 2024 di Sumbar lebih baik dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. 


"Juga dengan tingkat partisipasi politik yang lebih tinggi dari pemilu-pemilu sebelumnya," tandas Zulkenedi. (spa)


ADSEN KIRI KANAN