Notification

×

Adsense atas

Adsen

Program Sagasaja Diperluas ; Walikota Pariaman Tandatangani MoU Dengan UNAND

Rabu, 28 September 2022 | 21:31 WIB Last Updated 2022-09-28T14:31:25Z

Walikota Pariaman Genius Umar dengan Rektor Unand Yuliandri tandangani MoU tentang Program Sagasaja di Kampus Unand, Padang, Rabu 28 September 2022 (foto.mcp)


Kota Pariaman - Untuk memperluas kerjasama dalam program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja), Wali Kota Pariaman, Genius Umar, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Pariaman dengan Universitas Andalas (Unand).


Untuk MoU ditandatangani langsung oleh Genius Umar selaku Wali Kota Pariaman, dengan Rektor Universitas Andalas, Prof. Yuliandri. Sedangkan untuk PKS, ditandatangani Sekdako Pariaman Yota Balad, dengan Wakil Rektor 1 Universitas Andalas Prof. Dr. Mansyurdin bertempat di Ruang Senat Lantai 4 Rektorat Universitas Andalas, Padang, Rabu (28/09/22).


Penandatanganan MoU dan PKS ini, juga dihadiri Ketua Baznas Kota Pariaman Zalman Zaunit, Plh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Hertati Taher, Kabag Pemerintahan, Murfida, Kabag Kesra, Syamsuardi dan disaksikan Civitas Akademika dari Universitas Andalas.


"Dengan adanya kerja sama ini, impian kami untuk berkolaborasi dengan Unand yang dekat dari Kota Pariaman, dapat kita wujudkan. Sehingga kita dapat memantau dan mengevaluasi anak-anak kita yang berkuliah disini," ujarnya.


Genius juga mengatakan, sebelumnya, Pemko Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, telah menguliahkan 14 orang anak-anak kurang mampu, ke Unand ini dalam program Sagasaja, sejak bulan Agustus 2022 yang lalu.


"Yang terpenting kita berbuat dahulu baru seremonial belakangan, dimana tujuan kita adalah untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Pariaman. Karena itu, kami menyadari hanya dengan pendidikan kita dapat memutus lingkaran kemiskinan di Kota Pariaman," tukasnya.


Lebih lanjut Genius mengungkapkan, banyak program dari setiap OPD untuk pengentasan kemiskinan. Bahkan, ada yang saling tumpang tindih, dengan adanya program Sagasaja ini, lintas sektor akan saling berkolaborasi, mengeroyok bersama program ini, mulai dari Baznas, pemko dan perbankan. Sehingga akan lebih tepat sasaran, dan dirasakan langsung manfaat nya oleh masyarakat.


"Kami menyadari berbagai program pengentasan kemiskinan yang ada tidak menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. Karena itu, perlunya intervensi pemerintah dalam bidang pendidikan. Sehingga setelah mereka tamat nanti, mereka dapat bekerja dan menjadi pengungkit keluarga nya keluar dari kemiskinan," ungkapnya.


Lulusan S3 IPB ini menuturkan pihaknya memilih bekerja sama dengan universitas dan Perguruan Tinggi vokasi, yang mengajarkan keahlian, selain dengan Universitas dan Perguruan Tinggi terbaik yang ada di Indonesia.


Kita telah bekerja sama, terang Walikota Genius menambahkan, dengan Politeknik Negeri Padang, Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang, Politeknik Pelayaran Sumbar, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada, Politeknik Transportasi Darat Bali, dan Telkom University. 


"Itu dilaksanakan yang dimulai  sejak tahun 2018 yang lalu, sampai tahun 2022 ini, sudah ada 257 mahasiswa kita yang kita kuliahkan di berbagai universitas dan Perguruan tinggi tersebut," tutupnya. (mcp/hsa)



ADSEN KIRI KANAN