Notification

×

Adsense atas

Adsen

Pemko Pariaman Serius Wujudkan Smart City

Rabu, 28 September 2022 | 18:43 WIB Last Updated 2022-09-29T11:50:23Z

Walikota Pariaman Genius Umar berikan sambutan pada penutupan Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City Kota Pariaman di Aula Balaikota, Rabu 28 September 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman – Pemerinta Kota Pariaman serius wujudkan Smart City sesuai dengan visi misi pemerintahannya dan tertuang dalam misi ketiga Kota Pariaman.


Hal itu ditegaskan Walikota Genius Umar ketika menutup kegiatan Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kota Pariaman, dengan Narasumber dari Tim Ahli Kemenkominfo RI, bertempat di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (28/09/22), yang juga dihadiri Wawako Mardison Mahyuddin, Sekdako Yota Balad, dan Asisten II, Elvis Chandra.


“Untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai Smart City, bukan hanya tugas dari pimpinan daerah dan Dinas Kominfo saja, akan tetapi juga peran serta dan kolaborasi dari semua pihak. Hal itu,untuk bisa mensukseskan terwujudnya Smart City di Kota Pariaman”, ujar Genius.


Menurut dia, Smart City merupakan kawasan yang dapat mengelola berbagai sumber dayanya secara efektif dan efisien. Kesemuanya, dapat menyelesaikan berbagai tantangan menggunakan solusi inovatif, terintegrasi.Juga, berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dengan memberikan layanan-layanan demi meningkatkan kualitas hidup warganya.


Genius Umar juga menerangkan pelaksanaan Quik Win untuk rencana satu tahun ke depan, rencana lima tahun ke depan dan rencana dalam sepuluh tahun ke depan dalam bentuk buku. Sehingga hasil buku dari Kemenkominfo ini, akan ditindak lanjuti dalam RPJMD dan RKP Kota Pariaman


"Juga akan dibagi tugas nantinya, mana yang bisa dibantu Kemenkominfo dan apa yang bisa dikerjakan Kota Pariaman. Kemudian, mana yang bisa dikerjakan menggunakan dana CSR. Sehingga dengan dibaginya tugas tersebut, berbagai program bisa dikerjakan dengan dana yang memadai" urai Genius.


Ia menambahkan, Quick win disini program unggulan yang dimaknai sebagai inovasi yang mudah dilakukan serta manfaatnya cepat dirasakan masyarakat. Kata Indah, quick win diharapkan sebagai momentum awal yang positif untuk mewujudkan smart city yang berkelanjutan.


Sementara itu, Arya Dama Widiputra, Tim Ahli Penyusunan Master Plan Smart City Kemkominfo menyebutkan, Smart City ini mengacu kepada definisi Smart City yang digunakan Kemenkominfo. Juga sudah berlaku secara global, bahwa Smart City merupakan sebuah kawasan yang mengatasi berbagai permasalahan dalam masyarakat, dengan solusi yang inovatif kemudian terintegrasi dan berkelanjutan.


“Selain itu, konteks Smart City yang sesungguhnya adalah berbagai inovasi, berbagai ide yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat” pungkasnya. (mcp/hsa)






ADSEN KIRI KANAN