Notification

×

Adsense atas

Adsen

Heboh BBM Pertalite Boros Usai Harga Naik, Ini Penjelasan Pertamina

Kamis, 22 September 2022 | 08:47 WIB Last Updated 2022-09-22T01:47:00Z

 

BBM Pertalite Disebut Lebih Boros dari Sebelumnya.


Jakarta - PT Pertamina (Persero) menjelaskan soal isu bahwa penggunaan Pertalite sekarang lebih boros dari sebelumnya. Pertamina menegaskan bahwa tidak ada perubahan spesifikasi pada benisn dengan kualitas RON 90 tersebut.


Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, standar dan mutu Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas No. 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri, sebagaimana dikutip Okezone.com.


"Batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP). Saat ini hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari terminal bahan bakar minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal), " kata Irto saat dihubungi MNC Portal, Kamis (22/9/2022).


Menurutnya, penguapan dapat berubah lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan (atau yang biasa dikenal dengan istilah destilasi) Pertalite adalah 10%, dibatasi maksimal 74 derajat Celsius.


"Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat tempertur 50 derajat Celsius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10%. Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin tinggi tingkat penguapan," ungkapnya.


Irto menambahkan, melalui lembaga penyalur resmi (SPBU dan Pertashop), Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur.


Sebelumnya, Masyarakat dihebohkan dengan kabar kualitas bahan bakar minyak (BBM) Pertalite lebih mudah menguap. Kondisi itu membuat konsumsi BBM semakin boros dan menambah pengeluaran, khususnya setelah harga Pertalite dinaikkan.


"Agak aneh saya rasa pagi ini...kemarin sore saya isi bensin pertalite full di salah satu spbu pertamina dan setelah itu gak kemana mana lagi....pagi ini ketika saya berangkat kerja, saya lihat sudah turun satu garis...apakah mobilku tadi malam jalan2 sendiri ataukah bensinnya menguap sendiri di malam hari?? Padahal biasanya baru turun 2 hari kemudian karena perjalanan saya cuma rumah ke kantor dan kantor ke rumah.....misteri yang belum bisa saya jawab sampai saat ini, " tulis akun Facebook Harry Darma Putra, Selasa (20/9/2022).


"Saya merasa juga lebih boros, 20rb cuma buat 2 harian padahal antar jemput anak aja sekolah dekat hu...hu.....," tulis akun Facebook, Nurul Trie Lestari


"Aku ngalamin kemarin. Pagi nya Beli Pertalite di Pertamina 25 rb ,cuman ke Selong doang ,pulang dari sana beli lagi 30 di Pertamina rencananya biar besok gaq beli lagi ,eh ternyata pas ke Praya beli lagi di eceran ,karna bensin nya gaq cukup nyampe pertamina,bener bener boros banget kalok make Pertalite," tulis akun Facebook Linda Prihartini. (*)



ADSEN KIRI KANAN