Notification

×

Adsense atas

Adsen

Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Mesin Coklat, Sejumlah Penjabat Tinggi Di Padang Pariaman Di Periksa Kejaksaan

Rabu, 28 September 2022 | 19:56 WIB Last Updated 2022-09-28T12:56:36Z







Padang Pariaman
- Sejumlah penjabat tinggi di Padang Pariaman telah dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri Pariaman soal dugaan kasus korupsi pengadaan mesin coklat dari Dana Alokasi Pusat (DAP) tahun 2021 yang merugikan Negara Rp. 3.3 Milyar. 

Kasi Intelijen Kajari Pariaman, Safarman menyebutkan sampai sekarang sudah ada 9 orang pejabat Padang Pariaman yang telah dipanggil dan dimintai keterangannya soal pengadaan mesin coklat di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian  (DPMPTP) Padang Pariaman. Rabu, 28/09/2022. 

Ia menerangkan, dimana proses untuk tempat lakosi proyek pengadaan mesin  berada di Malibo Anai, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Safarman kembali memaparkan, persoalan sebenarnya adalah terkait uang muka sebanyak 20 persen telah dibayarkan kepada pihak yang mengerjakan yakni PT Pantry Multirasa Utama tapi sampai kontrak habis mereka belum mengerjakan sedikitpun. 


Untuk jumlah pembayaran sebesar 20 persen senilai  Rp 600 juta. Meskipun telah memeriksa beberapa orang saksi dalam persoalan ini karena menyebabkan Negara rugi. Namun,  pihak Kejaksaan Negeri Pariaman hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus yang menyeret beberapa orang penjabat tinggi di Padang Pariaman.

“ Jika tidak juga dibayarkan uang muka sampai waktu yang telah ditetapkan dan atas perbuatanya telah merugikan Negara. Maka, pihak Kejaksaan akan menaikan lagi kasus ini pada kepada Kasi Pidana kusus (Pidsus) untuk bisa diproses sesuai peraturan yang berlaku " ujar Safarman 

Menanggapi adanya beberapa penjabat tinggi  Padang Pariaman yang dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Pariaman.  fajarharapan.id mencoba menghubungi Kepala Inspektorat Padang Pariaman Hendra Aswara melalui telepon seluler dan via wahtsapp tidak ada tanggapan sedikitpun sampai berita ini diturunkan. 
( Heri

ADSEN KIRI KANAN