Notification

×

Adsense atas

Adsen

Setelah Kapal Selam Nuklir, Australia Beli 40 Helikopter Tempur Black Hawk ke AS

Jumat, 26 Agustus 2022 | 09:14 WIB Last Updated 2022-08-26T02:14:00Z

 

Deplu AS menyetujui penjualan 40 unit helikopter Black Hawk ke Australia



WASHINGTON  - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) menyetujui penjualan puluhan helikopter tempur dan peralatan terkait lainnya ke Australia. Nilai kontrak itu mencapai 1,95 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,8 triliun. 


Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan Australia mengajukan pembelian 40 unit helikopter UH-60M Black Hawk dengan kontraktor utamanya, Lockheed Martin, sebagaimana dikutip iNews.id.


Dengan mendapat persetujuan dari Deplu, penjualan senjata AS ke Australia hampir terealisasi. Satu langkah lagi yang harus dilewati adalah meminta restu dari Kongres. 


Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan di Pentagon telah memberi tahu Kongres soal kemungkinan penjualan ini pada Kamis kemarin.


Australia meningkatkan kemampuan militernya sejak beberapa tahun terakhir untuk menghadapi ancaman China. Tahun lalu, Australia meneken kesepakatan dengan AS dan Inggris untuk pembelian kapal selam bertenaga nuklir. 


Australia bisa mendapatkan teknologi kapal selam nuklir untuk memproduksinya di dalam negeri.


Pada Mei lalu Deplu AS juga menyetujui penjualan unit peluncur roket bergerak ke Australia, bersama beberapa senjata lainnya senilai 3,1 miliar dolar AS. (*)



ADSEN KIRI KANAN