Notification

×

Adsense atas

Adsen

Satpol PP Kotim Unjuk Ketegasan Tertibkan Bangunan Menyalahi Aturan

Jumat, 26 Agustus 2022 | 07:56 WIB Last Updated 2022-08-26T02:24:42Z

 

Kepala Satpol PP Kotim Marjuki memimpin anggotanya saat meninjau bangunan di Jalan Kihajar Dewantara yang dinilai melanggar aturan, Selasa (23/8/2022) lalu. Foto Satpol PP Kotim. (ist)



Sampit, fajarharapan.id - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur kembali gencar menertibkan bangunan yang menyalahi aturan. Ada yang diperingatkan untuk membongkar sendiri, ada pula yang langsung mereka bongkar. 


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Marzuki mengatakan, penegakan aturan yang mereka lakukan bertujuan demi kepentingan masyarakat luas. Bangunan yang dibangun menyalahi aturan akan merugikan masyarakat karena mengganggu keindahan dan tata kota, serta bisa menyebabkan banjir karena fungsi drainase terganggu. 


"Untuk penindakan, aturan tetap kami jalankan. Surat peringatan atau teguran disampaikan kepada pemilik bangunan. Kalau tidak diindahkan, terpaksa diambil tindakan. Kalau tidak mau membongkar sendiri maka akan kami bongkar," kata Marjuki di Sampit, Jumat (26/8/2022).


Selasa (23/8) lalu Marjuki memimpin anggotanya mendatangi fasilitas yang dibangun SMK PGRI Sampit di Jalan Kihajar Dewantara Kecamatan Baamang. Bangunan yang diperkirakan akan dijadikan sejumlah toko itu dinilai melanggar aturan garis sempadan bangunan yang mengharuskan minimal enam meter dari ruas jalan. 


Terhadap pelanggaran itu, Satpol PP memberikan surat peringatan sebelum mengambil tindakan tegas. Pihak pengelola diperintahkan membongkar bangunan tersebut dalam waktu tujuh hari. Jika tidak diindahkan maka akan diambil tindakan tegas. 


Sementara itu pada Rabu (24/8), Satpol PP turun menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait bangunan lapak atau kios di kawasan Pasar Keramat.  Kali ini sebuah bangunan di depan Gang Muslimin langsung dibongkar karena didirikan di atas jembatan. 


Pembongkaran tersebut mendapat perhatian masyarakat. Namun mereka umumnya sependapat karena Satpol PP menjalankan tugas sesuai aturan. 


Ketegasan Satpol PP disambut antusias masyarakat. Melalui komentar di akun media sosial resmi Satpol PP Kotim, sejumlah warga bahkan meminta aparat penegak peraturan daerah itu menertibkan bangunan diduga melanggar aturan yang masih ada di beberapa lokasi seperti di Jalan Pangeran Antasari dan lainnya. 


Marjuki menegaskan, apa yang mereka lakukan berdasarkan aturan yang ada. Masyarakat diimbau mematuhi aturan demi terciptanya ketertiban umum di tengah-tengah masyarakat. 


"Kami ingin mewujudkan pelayanan penegakan peraturan daerah peraturan kepala daerah, ketertiban umum, ketenteraman dan perlindungan masyarakat yang profesional di Kabupaten Kotawaringin Timur," pungkas Marjuki. (Audy Valent/Rj)


ADSEN KIRI KANAN