Notification

×

Adsense atas

Adsen

Pekan Raya Sampit Disambut Antusias

Minggu, 28 Agustus 2022 | 10:31 WIB Last Updated 2022-08-28T03:31:59Z

Para pejabat meninjau produk kain batik Kalteng di salah satu stan UMKM pada Pekan Raya Sampit usai pembukaan, Sabtu (27/8/2022) malam.


Sampit, fajarharapan.id  - Pekan Raya Sampit yang digelar di Stadion 29 November Kabupaten Kotawaringin Timur, disambut antusias masyarakat dan pelaku usaha. Sejak awal kegiatan ini pun digelar karena dorongan pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini. 


Ketua UMKM Harati sekaligus Ketua Panitia Pekan Raya Sampit, Rahmat Noor mengatakan, Pekan Raya Sampit dilaksanakan pada 27 Agustus sampai 5 September 2022. Ini kegiatan kedua tahun ini setelah sebelumnya pihaknya menggelar Bazar UMKM Harati di lokasi yang sama pada 13-25 Juni lalu. 


"Kegiatan Bazar UMKM Harati dinilai sukses, makanya pedagang meminta digelar lagi sehingga kami laksanakan Pekan Raya Sampit dengan didukung pemerintah daerah. Ini upaya kita bersama memulihkan ekonomi pasca pandemi COVID-19," ujar Rahmat usai pembukaan, Sabtu (27/8/2022) malam. 


Rahmat mengaku senang karena kegiatan ini tetap mendapat sambutan antusias dari pelaku UMKM dan masyarakat. Bahkan pihaknya harus membatasi jumlah peserta demi kenyamanan pengunjung. 


Jumlah pedagang yang menempati tenda awalnya disiapkan untuk 50 pedagang, namun karena banyak yang meminta akhirnya ditambah sehingga menjadi 70 tenda. 


Lapak pedagang kaki lima yang awalnya disiapkan hanya untuk 30 orang pedagang, juga ditambah menjadi 40 lapak atas permintaan pedagang. 


"Kami tidak menargetkan berapa besar perputaran uang. Yang jelas kami berharap waktu 10 hari Pekan Raya Sampit ini dapat memberikan suasana menggembirakan bagi masyarakat serta keuntungan bagi pelaku usaha," harap Rahmat. 


Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Alang Arianto mewakili Bupati Halikinnor, membuka secara resmi Pekan Raya Sampit. Dia menegaskan pemerintah sangat mendukung kegiatan tersebut karena membantu pemulihan ekonomi masyarakat. 


"Ini sesuai tekad pemerintah mewujudkan kondisi pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. Ini salah satu yang diinginkan pemerintah daerah agar produk UMKM bisa semakin diminati dan membantu ekonomi masyarakat," kata Alang. 



Pelaku UMKM di Kotawaringin Timur tumbuh dengan pesat sehingga diharapkan bisa membuat perekonomian meningkat. Untuk itu diperlukan kegiatan-kegiatan yang bisa memacu kebangkitan sektor UMKM, salah satunya melalui kegiatan seperti ini. 


"Pekan Raya Sampit diharapkan mampu mendorong bangkitnya sektor UMKM dari masa sulit. Pemerintah daerah salut karena untuk kedua kalinya kegiatan besar ini diinisiasi sendiri oleh para pelaku UMKM," harap Alang.


Sementara itu Rahman, salah seorang penjual pakaian mengaku senang bisa mendapat kesempatan mengikuti Pekan Raya Sampit. Pelaku usaha asal Banjarbaru Kalimantan Selatan ini menilai daya beli masyarakat di daerah ini sudah meningkat dan diharapkan segera kembali pulih. 


"Saat Bazar UMKM Harati saya juga ikut di sini. Hasilnya alhamdulillah cukup bagus. Makanya setelah tahu ada Pekan Raya Sampit ini, saya ikut lagi. Mudah-mudahan ekonomi masyarakat di daerah ini bisa semakin baik," pungkas Rahman. (Audy Valent/Rj)


ADSEN KIRI KANAN