Notification

×

Adsense atas

Adsen

Miniatur Jalan Cilik Riwut Ditampilkan Dishub Kotim Dapat Perhatian Peserta Pawai

Minggu, 21 Agustus 2022 | 20:44 WIB Last Updated 2022-08-22T03:02:37Z

Salah satu peserta pawai yang menampilkan kebolehannya pada pawai pembangunan di Kota Sampit, Kotim, Minggu (21/8/2022).


Sampit, fajarharapan.id - Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menampilkan miniatur Jalan Cilik Riwut pada pawai pembangunan yang dilaksanakan pemkat setempat.


Miniatur itu berada dalam barisan mobil hias, sehingga membuat lebih semaraknya pawai yang diikuti ratusan peserta yang mengitari jalan utama di daerah Sampit.


Kepala Dishub Kotim, Johny Tangkere menyebut, miniatur tersebut dengan terowongan cahaya, berdiri di tengahnya seperti tugu yang di kelilingi tiang-tiang lampu yang melengkung membentuk terowongan.


"Ini miniatur Jalan Cilik Riwut yang nantinya akan menjadi salah satu icon Kota Sampit yaitu terowongan bahaya sebagai salah satu misi harati Kotim terang dan merupakan tupoksi Dinas Perhubungan Kotim," jelas Johny kepada wartawan, Minggu (21/8/2022).


Pawai pembangunan memang selalu menghadirkan mobil-mobil hias yang ditampilkan baik dari peserta SOPD maupun masyarakat umum. Mobil hias SOPD biasanya menampilkan berbagai macam potensi dari tupoksi mereka masing-masing.


Kali ini, pawai pembangunan dimeriahkan lebih dari 300 peserta mulai dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), instansi pemerintah, PBS dan masyarakat umum, sehingga pawai yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga selesai barisan terakhir sekitar pukul 01.00


Dihadiri oleh Bupati Kotim, Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim, Irawati beserta jajarannya, pawai pembangunan diramaikan dengan berbagai penampilan, salah satunya Paskibraka, drumband, sepeda hias dan mobil hias. 


Pawai tersebut terlihat semarak, karena dua tahun belakangan Pemkab tidak melaksanakan kegiatan tersebut karena dilanda pandemi Covid-19, sehingga aktivitas pawai ditiadakan, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan.


Pantauan media ini, pawai tersebut menciptakan keuntungan tersendiri oleh para pedagang serta pedagangan asongan, sebab rezeki mereka meningkat berkalipiat dari hari-hari biasanya. "Alhamdulillah pak, rezeki saya jauh meningkat dari hari-hari sebelumnya, karena banyak warga yang tumpah ruah sehingga berdampak juga ke jualan saya ini," aku salah seorang pedagang. (audy/ib)


ADSEN KIRI KANAN