Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kasus Skimming, Bank Kalsel Bentuk Tim, Dana Nasabah Diganti 100 Persen Dalam Waktu 24 Jam

Selasa, 02 Agustus 2022 | 11:00 WIB Last Updated 2022-08-02T04:01:52Z

Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya didampingi jajaran Direksi saat jumpa pers terkait kasus skimming yang menimpa nasabah, Senin (1/8/2022).


Banjarmasin, fajarharapan.id - Bank Kalsel berkomitmen mengganti 100 persen dana nasabah yang berkurang akibat aksi skimming yang terjadi, Senin (1/8/2022).


Sebagai komitmen Bank Kalsel kepada nasabah, pergantian dana yang hilang dilakukan hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, setelah pihak bank menerima  laporan dari nasabah dan melakukan verifikasi. 


Verifikasi terhadap nasabah yang datang melapor karena dananya berkurang, dilakukan oleh Tim Penanganan Skimming Bank Kalsel yang khusus dibentuk untuk menangani persoalan itu.


Nasabah yang terverfikasi dan terbukti menjadi korban skimming uangnya langsung ditutupi atau diganti 100 persen oleh Bank Kalsel, pada Senin malam. 


Berdasarkan informasi, ada 90 lebih nasabah Bank Kalsel, kebanyakan ASN yang melapor uang di rekeningnya berkurang dan diduga menjadi korban aksi kejahatan skimming.


Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menegaskan bahwa tindakan ini perlu diambil secara cepat dan tepat, dimana hal ini sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel untuk selalu menempatkan nasabahnya sebagai prioritas agar selalu merasa aman dan nyaman.


“Saya mewakili Direksi Bank Kalsel memahami sepenuhnya keresahan dan kecemasan nasabah yang mengalami tindak skimming. Atas hal ini, Saya kembali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Hanawijaya, Senin (1/8/2022) sebagaimana dilansir kalimantanlive.com grup fajarharapan.id.


Dia menyatakan, saat ini Bank Kalsel tidak henti-hentinya melakukan deteksi terhadap fraud melalui skimming ini walaupun nasabah belum melaporkannya. 


Agar nasabah yang dirugikan terus bertambah, Hanawijaya mengatakan, Bank Kalsel telah mengambil tindakan dengan menutup fitur magnetic stripe untuk mencegah kembali terjadinya skimming. 


Langkah kedepannya, Bank Kalsel sedang mempersiapkan upaya mengambil langkah hukum terhadap oknum pelaku skimming tersebut, agar hal serupa tidak terjadi lagi.


“Kami telah membentuk Tim Penanganan Skimming Bank Kalsel sebagai upaya mitigasi terhadap tindak skimming yang terjadi. Ini merupakan bentuk keseriusan kami untuk senantiasa menjaga keamanan dana nasabah. Semoga ke depan, skimming tidak terulang lagi dan para nasabah dapat kembali memperoleh layanan keuangan dengan rasa aman dan nyaman,” kata Hanawijaya.


Diberitakan sebelumnya, puluhan nasabah Bank Kalsel diduga menjadi korban kasus kejahatan skimming. Dana di rekening mereka berkurang secara tiba-tiba, pada Senin (1/8/2022).


Sejak Senin pagi, nasabah yang kebanyakan ASN tersebut berdatangan ke Kantor Utama Bank Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin untuk  melaporkan kejadian tersebut.(eep)


Kalimantanlive.com/eep



ADSEN KIRI KANAN