Notification

×

Adsense atas

Adsen

HDKD ke-77 Tahun di Sumbar Dimeriahkan Semarak Kumham Pentas Budaya Minangkabau

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:21 WIB Last Updated 2022-08-06T09:22:50Z


Salah satu penampilan dalam Semarak Kumham Pentas Seni Budaya Minangkabau Tahun 2022, Sabtu (6/8). (ist)



Pariaman, Fajarharapan.id-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Kanwil Kemenkumham Sumbar) melaksanakan Semarak Kumham Pentas Seni Budaya Minangkabau Tahun 2022, Sabtu (6/8) di Pantai Gandoriah Pariaman. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pariaman, acara dikemas dalam bentuk lomba Seni Budaya Minangkabau, seperti Tari Kreasi Minangkabau, Randai, Paduan Suara Lagu Minang, hingga Atraksi Musik dan Penampilan Laga.


Kegiatann itu dibuka Kakanwil Kemenkumham Sumbar R. Andika Dwi Prasetya bersama Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala Biro Hukum Provinsi Sumbar, Ezeddin Zain yang mewakili Gubernur Sumbar, Ketua I LKAAM Sumbar, Laksamana Purn. Hargianto, dan perwakilan juri.


Hadir pula, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, dan Kapolres Kota Pariaman. Selain itu, Perwakilan Polda, Perwakilan Danlanud, Perwakilan Danlantamal, Perwakilan Kajati, Perwakilan Kodim Pariaman, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat juga turut menghadiri kegiatan ini.

Beragam hadiah diperebutkan dalam lomba ini. Enam Juara Terbaik akan mendapatkan berturut-turut Piala Menkumham, Piala Piala Gubernur, Piala Sekjen Kumham, Piala Wakil Gubernur, Piala Kakanwil, dan Piala Walikota. 

Sementara itu, juga akan dipilih satu Juara Favorit yang mendapat Piala Kakanwil pula. Disamping itu, seluruh pemenang juga akan mendapatkan uang pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. 

Ketujuh juri yang menjadi tim penilai perlombaan ini adalah Pegiat Seni yang mumpuni dari berbagai kalangan, yakni: Rina Hastuti (Penggiat Seni), Syuhendri (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumbar), Nofrialdi Nofi Sastera (Wartawan Seni), Ioqo Alhamra Fikri (Dosen Institut Seni Indonesia Padang Panjang), Fauzia Zainin (Tokoh Bundo Kanduang), Amril Amir (Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau/LKAAM), dan juri perwakilan Kemenkumham Sumbar, Era Wiharto (Kalapas Kelas IIA Padang).

Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan,  Semarak Kumham Pentas Seni Budaya Minangkabau merupakan bentuk kepedulian Kanwil Kemenkumham Sumbar terhadap kearifan lokal Sumatra Barat.

“Beragam kreasi seni budaya Minangkabau akan dipentaskan oleh pelajar, mahasiswa dan pegiat seni se-Sumbar pada acara ini. Kami mengkolaborasikan perayaan Ulang Tahun Kemenkumham, HDKD ke-77 dengan Perayaan Pesona Hoyak Tabuik Budaya Piaman 2022, ini bukti kepedulian Kemenkumham Sumbar dengan budaya dan kearifan lokal,” ujar Kakanwil.


Kakanwil juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan Kemenkumham Sumbar lebih luas lagi kepada masyarakat Sumatra Barat, sehingga gaung dan eksistensi Kemenkumham dapat diketahui publik. Selain itu, juga sebagai wahana pergaulan dan kebersamaan bersama mitra kerja Kanwil Kemenkumham Sumbar.

“Pentas Seni adalah wujud nyata sikap tanggung jawab dan kepedulian Insan pengayoman terhadap kelestarian budaya luhur Minangkabau. Semoga kegiatan ini dapat berdampak positif bagi masyarakat Sumatera Barat,” lanjut Kakanwil. 

Pada acara ini juga dihadirkan booth Pelayanan Publik Kemenkumham Sumbar, diantaranya Layanan Imigrasi, Layanan Penyuluhan Hukum dan Guru Kekayaan Intelektual, Pendampingan e-Katalog Sektoral oleh UKPBJ, dan Penjualan cenderamata karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Sumatra Barat, serta layanan vaksinasi dan pameran songket. Demikian rilis.  (YUNI)

ADSEN KIRI KANAN