Notification

×

Adsense atas

Adsen

Dana Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Terkumpul Rp2 Miliar

Senin, 29 Agustus 2022 | 21:06 WIB Last Updated 2022-08-29T14:06:46Z

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor. (Diskominfo Kotim)


Sampit, fajarharapan.id - Satu bulan lebih sudah berlalu sejak rapat pembahasan penanganan Jalan Muhammad Hatta atau lingkar selatan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga kini perbaikan belum bisa dilakukan. Dana yang terkumpul belum mencapai jumlah yang dibutuhkan. 


Bupati Halikinnor mengatakan, saat ini dana yang masuk sudah Rp2 miliar lebih. Pemerintah daerah masih menunggu setoran dari perusahaan-perusahaan lainnya yang beralasan masih proses pencairan di internal perusahaan.


"Ini sedang berproses. Kemarin beberapa perusahaan, saya yang meneleponnya langsung. Mereka sedang proses pencairan. Kita tunggu saja," kata Bupati Halikinnor, Senin (29/8/2022). 


Sebelumnya disebutkan, diperlukan dana sekitar Rp4,7 miliar untuk memperbaiki kerusakan jalan lingkar selatan yang panjangnya mencapai 1.825 meter yang akan diperbaiki dengan dengan timbunan agregat B. 


Saat rapat pada Selasa (26/7) kalau, puluhan perwakilan perusahaan kelapa sawit yang tergabung Gapki Kalimantan Tengah.  Berdasarkan data, perusahaan yang menyetor dana patungan perbaikan lingkar selatan Sampit tersebut baru perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit, sedangkan pengusaha angkutan atau transportir belum ada kejelasan realisasi bantuannya. 


Halikinnor meminta perusahaan segera merealisasikan bantuan patungan dana tersebut. Jalan lingkar selatan harus segera diperbaiki agar bisa dilintasi angkutan berat sehingga tidak lagi melalui jalan dalam kota Sampit. 


Selama ini masih banyak truk yang masuk ke dalam kota dengan alasan jalan lingkar selatan rusak. Padahal tindakan ini merugikan karena jalan cepat rusak, serta membahayakan lantaran rawan memicu kecelakaan. 


Halikinnor meminta setiap perusahaan segera merealisasikan bantuan dana perbaikan tersebut. Apalagi saat rapat beberapa waktu lalu sudah diputuskan besar sumbangan yang diharapkan disetor masing-masing perusahaan untuk perbaikan jalan tersebut.


"Nanti bila sampai tanggal 1 September masih ada yang belum menyetor maka akan kita ekspos. Kita akan ekspos perusahaan mana yang sudah menyetor dan mana yang belum menyetor dana. Biar masyarakat juga tahu perusahaan-perusahaan tersebut," pungkas Halikinnor. (Audy Valent/Rj)


ADSEN KIRI KANAN