Notification

×

Adsense atas

Adsen

Bupati Kotim Perintahkan Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Senin, 29 Agustus 2022 | 20:28 WIB Last Updated 2022-08-29T13:28:01Z

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor. (Diskominfo Kotim)


Sampit, fajarharapan.id - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor memerintahkan Dinas Kesehatan dan jajarannya terus menggencarkan vaksinasi. Ini merupakan upaya untuk mencegah kembali meningkatnya COVID-19 di daerah ini. 


"Memang kasus COVID-19 kembali muncul dan kemungkinan jenis Omicron. Tapi alhamdulillah umumnya isolasi mandiri karena tanpa gejala. Kecuali yang ada komorbit, baru dirawat di rumah sakit," kata Halikinnor, Senin (29/8/2022). 


Berdasarkan data harian sebaran pasien COVID-19 di Kalimantan Tengah yang dirilis Media Center Satgas COVID-19 Kalteng, saat ini terdapat satu pasien COVID-19 di Kotim yang dirawat di rumah sakit, serta 6 orang menjalani isolasi mandiri. 


Menurut Halikinnor, vaksinasi merupakan upaya yang dinilai efektif untuk mencegah penularan COVID-19. Jika pun sampai terpapar, umumnya mereka yang sudah divaksinasi tidak mengalami gejala yang parah.


Untuk itulah dia mengajak masyarakat untuk melengkapi vaksinasi sesuai aturan. Masyarakat diimbau melengkapi vaksinasi hingga vaksinasi booster sehingga tidak mudah tertular virus mematikan tersebut. 


"Seluruh puskesmas harus semakin gencar untuk melaksanakan vaksinasi. Warga juga kami minta segera melengkapi vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun booster," ujar Halikinnor. 


Menurutnya, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan jalannya roda perekonomian di indonesia, terutama di bumi Habaring Hurung Kabupaten Kotawaringin Timur. 


Saat ini pandemi telah berangsur-angsur mereda seiring dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan meningkatnya cakupan vaksinasi COVID-19, baik pada lansia, usia produktif maupun anak sekolah dari SD hingga SMA/sederajat.


Seiring dengan perkembangan kondisi tersebut ke arah yang lebih baik, pemerintah daerah berupaya untuk melakukan percepatan pembangunan di segala bidang, terutama di sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. 


Ketiga sektor tersebut sangat penting dalam menopang kehidupan kita, namun urusan tersebut tidak bisa mengandalkan institusi tertentu saja, seperti dinas kesehatan dan jaringannya, dinas pemberdayaan masyarakat dan desa dan jaringannya atau institusi lainnya, tetap memerlukan dukungan dan sokongan semua pihak. 


"Hal ini mengingat bahwa sektor tersebut akan terkena imbas atau dampak dari sektor lain yang tidak terselesaikan atau tidak bergerak," tambahnya. 


Untuk itu Halikinnor menyebut peranan semua pihak sangat diperlukan dalam upaya menyehatkan, mendidik dan meningkatkan status ekonomi masyarakat, sehingga masyarakat sehat, cerdas dan mempunyai daya saing yang tinggi. (Audy Valent/Rj)


ADSEN KIRI KANAN