Notification

×

Adsense atas

Adsen

Wabup Kotim; Masalah Sampah, Hukum Adat Bisa Diterapkan

Jumat, 01 Juli 2022 | 14:30 WIB Last Updated 2022-07-06T01:51:21Z

Wakil Bupati Kotim Irawati dengan staf memasang garis larangan membuang sampah di Jalan MT Harionyo Barat, Jumat 1 Juli 2022. (ist)



Sampit, fajarharapan.id - Hukum dan sanksi adat sangat tepat diterapkan bagi warga suka membuang sembarangan limbah rumah tangga. Sebab perlu ketegasan untuk menanggulangi sampah di wilayah Sampit. Warga tidak boleh seenaknya membuang sampah di jalan, selain merusak keindahan, juga merusak lingkungan.


Hal itu dikatakan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irwati menanggapi perihal heboh warga membuang sampah sembarangan di jalan, sehingga menganggu dan pencemaran lingkungan. Warga dengan seenaknya membuang limbah rumah tangga di jalanan. 


"Saya kira sanksi adat sangat tepat diterapkan bagi yang suka membuang sampah sembarangan," ujar Irawati kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).


Diakui Irwati, kesadaran warga masih kurang, hal itu terlihat mereka ada seenaknya membuang sampah sembarangan, meski itu bukan tempat lokasi pembuang sampah. “kami melakukan gotong royong bersama camat, sekitar Jalan MT Haryono Barat, banyak sampah yang dibuang disini. Padahal jelas ini bukan tempat pembuangan sampah,” katanya.


Di lokasi tersebut, pihaknya menemukan sampah selain rumah tangga, seperti bangunan dan peternakan, sehingga ini dinilai kesadaran sebagian masyarakat terkait kebersihan masih kurang. 


Oleh sebab itu, hukum dan sanksi adat akan diberlakukan dengan harapan tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan.  


Disebutnya, dengan sanksi adat itu warga akan berfikir ulang jika akan membuang sampah sembarangan, karena yang ketahuan akan ada sanksi menanti, sehingga warga lebih bisa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. 


Pernyataan Wabup Irawati tersebut disambut baik oleh warga lain. Sebab perlu juga ketegasan kepada warga agar tidak membuang sampah sembaranan. Harus ada sockterapy bagi mereka yang suka membuang limbah rumah tangga sembarangan, selain merusak keindahan juga menimbulkan pencemaran lingkungan. (ib/audy)


ADSEN KIRI KANAN