Notification

×

Adsense atas

Adsen

UAS Resmikan Surau Batu Desa Batang Tajongkek Kota Pariaman

Minggu, 03 Juli 2022 | 18:07 WIB Last Updated 2022-07-11T11:15:27Z

UAS didampingi Wako Genius Umar dan Wawako Mardison Mahyuddin resmikan Surau Batu, Batang Tajongkek, Kurai Taji, Kota Pariaman, Minggu 3 Juli 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman - Usai mengisi tausiyah pada Tabligh Akbar dalam rangka HUT Kota Pariaman ke-20 tahun di GOR Rawang/Youth Center Pariaman, Ustadz H. Abdul Somad, Lc, D.E.S.A, Ph, Datuk Seri Ulama Setia Negara (UAS) langsung bertolak ke Desa Batang Tajongkek untuk agenda meresmikan dan penandatanganan prasasti Mushalla/Surau Batu, Desa Batang Tajongkek Kecamatan Pariaman Selatan, Minggu (03/07/22).


Penandatanganan prasasti Surau Batu oleh UAS tersebut disaksikan langsung Walikota Genius Umar didampingi Wakil Walikota Mardison Mahyuddin dan H. Hermansyah KR selaku tokoh masyarakat sekaligus donator tetap.


Kedatangan UAS di Desa Batang Tajongkek ini disambut tumpah ruah masyarakat setempat yang sedari tadi menunggu. Dalam kultumnya, UAS menyampaikan beberapa hal yang bisa diambil pelajaran dari pembangunan masjid ini.


"Siapa yang membangun Masjid, maka Allah akan membangun rumah di syurga untuknya. Pembangunan Masjid ini menjadi amalan jariyah yang tak pernah putus-putus bagi yang membangunnya ," ujarnya.


Ia juga menghimbau masyarakat dan anak-anak untuk meramaikan Masjid dengan sholat berjamaah dan maghrib mengaji. Karena, dengan memakmurkan Masjid, maka negeri kita akan terjauh dari bencana dan murka Allah.


Ustadz kondang ini juga berpesan agar orang Pariaman yang ada diperantauan untuk ingat dan membangun kampung halamannya dan ikut membangun masjid.


UAS juga berpesan, kita mesti menyambung tali silaturahim. Karena, firman Allah mengatakan tidak masuk syurga bagi orang yang memutus tali silaturahmi meskipun amalannya banyak.


"Semoga masjid ini menebarkan rahmat bagi lingkungan sekitarnya" tutupnya.


Sejarah singkat Surau Batu Desa Batang Tajongkek, pertama kali pembangunannya digagas H.Syamsudin bersama perantau dan masyarakat Desa Batang Tajongkek secara swadaya. 


Setelah Gempa 2009 Surau Batu mengalami kerusakan parah dan kondisi tidak layak. Sehingga beberapa Tokoh Masyarakat Desa Batang Tajongkek seperti H. Hermansyah KR melakukan inisiatif membangun kembali Surau Batu ini bersama masyarakat dengan para perantau.


Ia melakukan pencarian dan penggalangan dana, maka selanjutnya, Surau Batu dibangun kembali tahun 2011 dibawah Panitia Pembangunan H. Hermansyah KR bersama Drs. H. Djauhar Muiz dan H. Asma Yahya.


Dan sampai sekarang, telah mengalami banyak perubahan pembanguan dengan bentuk dan kualitas lebih baik.(mcp/asa)



ADSEN KIRI KANAN