Notification

×

Adsense atas

Adsen

Truk Barang Overload, Bupati Kotim Keluarkan Tindakan Tegas

Selasa, 19 Juli 2022 | 23:00 WIB Last Updated 2022-07-20T05:29:52Z

Jalan lingkar selatan rusak. (ist)


Sampit, fajarharapan.id - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan masih banyak angkutan barang melebihi kapasitas melewati jalan di wilayah Kotim. Kendaraan angkutan barang bernomor polisi Non KH, banyak ditemukan tidak melakukan pengujian kendaraan bermotor secara berkala.


Atas banyaknya temuan tersebut, Pemkab Kotim mencegah kerusakan lebih cepat jalan negara berimbas membengkaknya biaya pemeliharaan jalan dan jembatan akibat pelanggaran muatan lebih tersebut.


Mengantisipasi hal itu, Bupati Kotim H.Halikinnor mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan terhadap kendaraan over dimension overload (Odol) dan kendaraan dari luar provinsi atau bernomor polisi plat Non Kalimantan Tengah (Non KH). 


“Saya berharap dengan surat edaran ini, semua perusahaan swasta yang berinvestasi di daerah ini dapat mematuhi aturan ini. Kalau tidak, jangan berinvestasi di sini, karena ini untuk kepentingan masyarakat luas,” kata Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor kepada wartawan, Selasa (19/7). 


Bupati mengeluarkan SE bernomor :550/912/DISHUB/VI/2022 tentang Tertib Penggunaan Kendaraan Angkutan Barang dan Alat Berat Serta Pengendalian Kendaraan Angkutan Barang yang Melebihi Muatan di wilayah Kabupaten Kotim. 


Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi terhadap kegiatan operasional pengangkutan barang dan alat berat dengan menggunakan kendaraan angkutan barang di wilayah Kotim, masih banyak ditemukan kendaraan angkutan barang bernomor polisi Non KH, tidak melakukan pengujian kendaraan bermotor secara berkala.


Begitu pula banyak pelanggaran atas muatan berlebih atau overload dan pelanggaran ukuran lebih kendaraan angkutan barang. Maka dari itu kendaraan angkutan barang yang beroperasi di jalan wajib dalam keadaan laik jalan dibuktikan dengan kartu hasil uji berkala yang masih berlaku.


Kendaraan yang belum melakukan uji berkala kendaraan, agar segera melakukan pengujian kendaraan bermotor pada UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim. Pemilik kendaraan angkutan barang wajib melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu melalui Badan Pendapatan Daerah Kalteng atau Samsat Sampit.


Bupati tak memungkiri, penyebab kerusakan ruas jalan salah satunya dikarenakan muatan kendaraan yang kerap melebihi kapasitas jalan. Terutama untuk kendaraan truk perusahaan yang memuat melebihi kapasitas jalan.


"Percuma saja jalan diperbaiki jika kendaraan dengan muatan yang melebihi kapasitas terus melewati, karena jalan akan cepat rusak. Jalan di Kabupaten Kotim ini kelas jalan tertinggi adalah kelas III,” tutup Halikinnor. (ib/audy)


ADSEN KIRI KANAN