Notification

×

Adsense atas

Adsen

Ditabrak dan Terseret Sejauh 19 Meter, Kanit Turjawali Polantas Pariaman Kritis

Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:34 WIB Last Updated 2022-07-24T04:17:05Z

Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz didampingi Kanit Ipda Afrizal Sahar saat introgasi pelaku penabrakan terhadap Kanit Turjawali, Ipda Afrizon. Heri 




Pariaman- 
 Kejadian penabrakan kanit patroli satlantas polres Pariaman oleh Pengendara sepeda motor di Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur saat ini ditangani Reskrim polres Pariaman. Sabtu, 23/07/2022.






Kapolres Kota Pariaman, AKBP Abdul Aziz menyebutkan dari hasil olah perkara korban Afrizon  diduga sengaja ditabrak oleh pengendara saat melakukan tugas dilapangan serta ada unsur penganiayaan dan melawan petugas yang sedang melakukan tugas dilpangan.





Diketahui motor trondol yang dikemudikan oleh  pelaku gilang ramadhan (21 tahun ) melaju dari arah Jati menuju arah Limau Puruik dengan kecepatan tinggi. Motor tersebut bertemu dengan anggota yang sedang razia kemudian hampir menabrak Briptu Pahing. 




Kemudian pelaku terus tancap gas dan menabrak Ipda. Afrizon (Kanit Patroli Satlantas) yang sedang berdiri dan terseret sejauh 19 meter, dari hasil olah TKP. Ujar Abdul Aziz 




Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah terutama di sekitar paha akibat tertancap batang stang sepeda motor yg menyebabkan kaki korban patah dua dibagian pangkal paha dan dekat lutut serta tangan korban juga mengalami patah tulang dibagian pangkal lengan dan dipergelangan tangan.



Saat ini korban masih kritis di RSUP Dr. M. Djamil Padang, karena mengalami patah tulang yang cukup serius akibat ditabrak pelaku.



Aziz kembali menerangkan, pelaku saat sekarang sudah diamankan  dalam kondisi luka ringan. Sementara untuk barang bukti berupa sebuah motor trondol (bodong) jenis Yamaha juga telah disita dan diamankan di satreskrim Mapolres Pariaman.



Kasus kecelakaan yang menyebabkan anggota kritis bukan karena kelalaian tapi kesengajaan. sehingga pelaku disangkakan,  dengan Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan, Pasal 212 KUHP  melawan petugas yang sedang bertugas dengan ancaman 5 tahun dipenjara.

(***)





ADSEN KIRI KANAN