Notification

×

Adsense atas

Adsen

Seleksi Tekon Tahap Dua untuk Penuhi Kebutuhan di Kotim

Kamis, 21 Juli 2022 | 23:00 WIB Last Updated 2022-07-25T04:23:15Z

Begini suasana seleksi tekon pada tahap pertama di Kotim.


Sampit, fajarharapan.id - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor menyebutkan, masih kurangnya kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai bidang. Hal itu akan dilaksanakan seleksi tenaga kontrak (tekon) tahap kedua di wilayah tersebut.


Mereka yang lolos di seleksi tahap kedua tersebut diharapkan bisa mengisi kekosongan di wilayah tersebut. Sementara penilaiannya nanti bupati meminta jangan hanya hasil seleksi saja, tapi harus melihat kebutuhan di Kotim.


“Pada seleksi tahap dua ini sudah saya minta penilaiannya jangan hanya dari hasil seleksi saja tapi juga dilihat kebutuhan kita di Kotim,” kata Bupati Kotim, Halikinnor kepada wartawan, Kamis (21/7/2022).


Disebutkan, meski seleksi tahap pertama yang dilaksanakan pada Kamis 23 Juni 2022 lalu, berdasarkan ‘passing grade’ atau ambang batas nilai. Dan jika tidak mencapai ambang batas maka dinyatakan tidak lulus.  Sementara untuk seleksi tahap ini penilaiannya mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan untuk memenuhi pelayananan kepada masyarakat.


Menurutnya, khusus untuk bidang kesehatan dan pendidikan,  ia meminta kebutuban penilaiannya tidak hanya dilihat dari nilai, tetapi juga melihat kebutuhan riil di lapangan. "Jadi kalau ada yang nilainya rendah tetapi lulus, itu berarti karena kebutuhan karena tidak mungkin fasilitas kesehatan dan pendidikan sampai ditutup, karena tidak ada tenaga yang menangani bidang tersebut," tegasnya. 


Diharapkan dengan begitu formasi yang dibutuhkan dapat terisi dengan baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat maupun dunia pendidikan di wilayah setempat dapat berjalan dengan baik.  “Kebutuhan Kotim masih banyak dengan adanya seleksi tahap dua ini kebutuhan bisa terpenuhi,” tambahnya.


Pada seleksi tahap kedua tersebut, menurut Kepala Badan Kepegawiaan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kotim Kamaruddin Makalepu menyebutkan, sebanyak 1.039 tekon yang bakal ikut seleksi. Mereka adalah yang tidak lolos pada seleksi tahap pertama.(ib/audy)


ADSEN KIRI KANAN