Notification

×

Adsense atas

Adsen

Menteri Sandiaga Uno Dorong Persiapkan Ekosistem Ekonomi Kreatif Untuk Sambut Kebangkitan Pariwisata dan Ekraf

Kamis, 07 Juli 2022 | 06:51 WIB Last Updated 2022-07-07T01:07:36Z

 



Tanah Datar, fajarharapan.id - Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menjadi tujuan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia ke-20 oleh Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno


 Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia ke-20 oleh Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno tersebut dilaksanakan, Rabu (6/7/2022) di Gedung Maharajo Dirajo Batusangkar.


Menteri Parekraf/Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian mengisi workshop mendapatkan sambutan hangat dari jajaran pemerintahan dan peserta dari para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf).


Sandi dalam workshop tersebut mengungkapkan, Kabupaten Tana Datar memilih sektor seni pertunjukan. ”Kita ingin menyiapkan agar ekosistem ekonomi kreatif ini menyambut kebangkitan pariwisata dan ekonomi kita,” terang Sandi disambut riuh tepuk tangan peserta workshop.


Sandi juga memberikan motivasi kepada peserta dengan konsep empat AS. Pertama kerja keras, kedua kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja secara ikhlas.


Dikatakan Sandi bahwa, Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi besar pada sektor ekraf yaitu pada subsektor seni pertunjukan, potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha oleh pelaku ekraf yaitu dengan bekal kreativitas dan inovasi, pelaku ekraf dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.


Pada subsektor seni pertunjukan, Kabupaten Tanah Datar memiliki ragam kesenian yaitu Randai, Saluang, Tari Piring, Talempong, Alu Katentong, dan Salawat Dulang, Tari Pasambahan, Tari Satampang Baniah. Ragam tari daerah dan seni pertunjukan ini dapat menjadi lokomotif pengembangan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin baik.


Workshop tersebut diikuti sebanyak 35 pelaku ekraf subsektor seni pertunjukan. Untuk dapat mengikuti workshop tersebut, peserta wajib mendaftarkan diri melalui website katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah mejalankan usaha selama minimal enam bulan dari pemerintah setempat. 


Pendaftaran melalui website ini merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekraf.


Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanah Datar. Kemenparekraf/Baparekraf juga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih komprehensif. 


Kabupaten Tanah Datar telah melaksanakan Uji Petik PMK3I pada tahun 2019 dengan subsektor unggulan seni pertunjukan, dan terpilih sebagai KaTa Kreatif Indonesia bersama 20 kabupaten/kota lainnya yg ditetapkan melalui SK Menparekraf pada tahun 2021.


Dengan terlaksananya workshop di Kabupaten Tanah Datar ini diharapkan para pelaku usaha Ekonomi Kreatif dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki sehingga dapat bersaing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi sekitarnya.


Sementara kepada awak media, Sandi mengungkapkan, pihaknya mendorong Kabupaten Tanah Datar untuk menembus predikat dunia. Secara konkret, Kemenparekraf/Baparekraf akan mempersiapkan Kabupaten Tanah Datar untuk UCCN (The UNESCO Creative Cities Network) tahun depan.


 “Tujuan bersama masuk ke UCCN. Ini ada tiga yang sudah mencapai seluruh Indonesia. Ambon the city of music, Bandung the city of desain, dan Pekalongan the city of fashion culture. Jakarta tembus the city of literature. Kenapa tidak Tanah Datar,” ujar Sandi, bersemangat. (Veri)


ADSEN KIRI KANAN