Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kajari Pariaman Uraikan Pencapain Kinerja Pada Hari Bhakti Adyaksa Ke-62 Tahun

Jumat, 22 Juli 2022 | 16:10 WIB Last Updated 2022-07-22T09:12:23Z

 

Kajari Pariaman, Azman Tanjung saat memaparkan kinerja dan pencapain di Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 Tahun. 




Pariaman- Sambut Hari Bhakti Adyaksa Ke - 63 Tahun, Kejaksaan Negeri Pariaman paparkan pencapain yang dilakukan sejak 22 Januari 2022 hingga 21 Juli 2022 kepada awak media saat jumpa pers dikantornya, Kota Pariaman. Jum'at, 22/07/2022. 




Kajari Pariaman, Azman Tanjung menerangkan dalam rangka Hari Bhakti Adyaksa (HBA) dengan tema Kepastian hukum humanis menuju pemulihan ekonomi. 



Ia memaparkan dalam HBA kususnya  bidang pembinaan telah mengusulkan empat orang untuk kenaikan pangkat, serta pendampingan hukum terkait penyerahan aset Padang Pariaman ke Kota Pariaman, yang telah dilakukan beberapa bulan yang lalu. 



Seterusnya program yang telah dilakukan yakni jaksa masuk sekolah. Baik sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA) yang ada di Padang Pariaman, kegiatan ini dilakukan oleh kepala seksi (kasi) Intel kejaksaan Negeri Pariaman. 



Sementara itu pidana umum, jumlah spdp 204 perkara. Tahap II, 145 perkara, dan eksekutif 148 perkara. Untuk jumlah perkara terbanyak, Narkotika 53 perkara, pencurian 38 perkara, dan perlindungan anak 17 perkara.



Untuk perkara yang dihentikan berdasarkan keadilan restoratif justice perkara an Geri M yan disangkakan pasal 351 ayat (1) KUHP. Kejaksaan Negeri Pariaman telah meresmikan rumah restoratif justice di kampung  baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. 



Seterusnya untuk pidana kusus, dalam proses penyeledikan adanya dugaan penyimpangan alat kegiatan penyelengaraan Porprov ke- XV tahun 2008 oleh dinas Pariwisata dan olahraga Padang Pariaman, hingga saat ini dalam proses permintaan keterangan. 



Untuk proses penyidikan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran pendapatan belanja desa Kampung Baru Padusunan  kecamatan Pariaman timur, Kota Pariaman tahun 2019 dan 2020. 



Sementara untuk proses penuntutan adanya tindak pidana korupsi uang ganti rugi atas pembangunan jalan tol Padang -Pekanbaru atas taman kehati tahun 2021. Hingga 21 Juli 2021, dalam proses persidangan keterangan ahli. (Heri

ADSEN KIRI KANAN