Notification

×

Adsense atas

Adsen

135 Peserta Yang Lulus Administrasi Di Bawaslu Sumbar, Wajib Bawa E-KTP Saat Ujian CAT

Kamis, 14 Juli 2022 | 23:20 WIB Last Updated 2022-07-14T16:24:47Z

Ketua Tim Seleksi Bawaslu Sumbar, Hary Efendi Iskandar Periode 2022-2027. 




Padang
- Sebanyak 135 orang dinyatakan lulus penelitian administrasi, dari 164 yang ikut mendaftar sebagai calon komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Sumatra Barat periode 2022-2027. 




Ketua Tim seleksi Bawaslu Sumbar, Hary Efendi Iskandar saat dihubungi melalui celuler, Kamis (14/07/2022) menyebutkan bagi yang lulus administrasi sebanyak 135 orang berhak untuk ikut seleksi tahapan berikutnya yakni tes tertulis pada hari Senin, tanggal 18 Juli di UPT BKN  (Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Daerah ) di Jl Adinegoro, Padang. 




Peserta diwajibkan membawa  kartu tanda penduduk (KTP) asli saat  mengikuti ujian tertulis dan menunjukan kepada panitia registrasi.



Hary Efendi Iskandar kembali menyebutkan dari 135 yang lulus administrasi terdiri dari 116 orang laki-laki dan 48 orang perempuan. Sementara itu, latar belakang peserta beragam ada yang berasal dari ASN,  karyawan, aktivis NGO, pengacara, pensiunan, ibu rumah tangga, swasta, dan mantan penyelenggara KPU/Bawaslu serta penyelenggara yang yang masih aktif. 



"Peserta yang lulus administrasi di Bawaslu Sumbar tahun 2022, didominasi oleh mantan penyelenggara dan penyelenggara yang masih aktif baik di bawaslu kota/kab maupun KPU kota/kab" tutur Hary 



Sementara itu, untuk ujian tertulis berbasis komputer (CAT) bobotnya 70 persen, dan essay 30 persen. Ujian CAT akan dilaksanakan dalam tiga gelombang. Untuk informasi lengkapnya akan di umumkan di website Bawaslu Sumbar nanti. Tegas Hary


Selanjutnya, calon yang akan mengikuti ujian psikolog untuk lembaga pelaksana yakni Polri di bagian Direktorat sumber daya manusia Polda Sumbar. Dimana pelaksanaan ujian pada tanggal 20 Juli 2022. 


Untuk diketahui, lembaga pelaksana ujian tertulis (CAT) maupun psikolog adalah lembaga yang ditunjuk Bawaslu RI. Tim seleksi daerah hanya melaksanakan teknis ujian saja. 


Hary Efendi Iskandar kembali mengingatkan kepada peserta agar selalu update informasi di website Bawaslu. Jika terlambat ujian, maka peserta lansung dinyatakan gugur. (Heri)


ADSEN KIRI KANAN