Notification

×

Adsense atas

Adsen

Wawako Mardison Mahyuddin ; SAKIP Pemko Pariaman Menuju Peringkat AA

Senin, 20 Juni 2022 | 13:17 WIB Last Updated 2022-06-21T06:23:42Z

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin memberikan kata sambutan pada Workshop Implementasi SAKIP di jajaran ASN di Aula Balaikota, Senin 20 Juni 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
- Untuk Penguatan Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2022, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melaksanakan Workshop Penguatan Implementasi SAKIP bertempat di Aula Balaikota, Senin (20/06/22).


Workshop yang dibuka Wakil Walikota (Wawako) Mardison Mahyuddin ini, diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari Kepala OPD, Kabag, Kaban, Camat, Pejabat Eselon III dan Kasubag Program pada masing-masing instansi.


"Melalui penguatan SAKIP, maka kerja dan sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja. Kesemua itu, selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Sehingga pelaksanaan pemerintahan, dapat berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan" kata Wawako Mardison Mahyuddin.


Ia menegaskan, agar setiap uang yang dibelanjakan, harus dapat dipertanggung jawabkan. Dan setiap ASN harus mampu menjadi pelayan bagi masyarakat. Sehingga sistem Reformasi Birokrasi yang kita inginkan, dapat terwujud di Kota Pariaman.


"Dengan adanya Workshop Penguatan Implementasi SAKIP yang dilakukan hari ini, maka ikutilah secara baik dan sungguh-sungguh dari semua ASN yang hadir. Sehingga transfer Knowledge yang disajikan, agar dapat dipahami bersama untuk bisa diimplemantasikan. Sehingga nilai SAKIP Kota Pariaman dapat meningkat nantinya" harapnya.


Mardison menuturkan, pada tahun 2021 kemaren, Nilai SAKIP Kota Pariaman berada di Peringkat B. Sedangkan sejak tahun 2016 sampai 2020, Nilai SAKIP Kota Pariaman selalu berada di Peringkat CC. Artinya, maka diperlukan percepatan, agar nilai SAKIP Kota Pariaman dapat meningkat menjadi Peringkat A. Bahkan, kalau bisa meraih AA.


"Evalausi SAKIP menggambarkan kemampuan instansi pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang berorientasi pada hasil. Juga mengelola perbaikan terhadap 8 (delapan) area perubahan dilevel instansi mapun level unit dibawahnya, meningkatkan kualitas implementasi kebijakan masing-masing area perubahan. Sehingga tercipta birokrasi berdaya saing yang mampu menjalankan semua program pemerintah secara efektif dan efisien," tutupnya.


Berdasarkan Predikat hasil evaluasi SAKIP RB, dikelompokan menjadi 7 (tujuh) peringkat. Yakni peringkat pertama (AA) sangat memuaskan, peringkat kedua (A) memuaskan, peringkat ketiga (BB) sangat baik, peringkat keempat (B) baik, peringkat kelima (CC) cukup baik, peringkat keenam (C) kurang, dan peringkat ketujuh (D) masih sangat kurang.


Workshop Penguatan Implementasi SAKIP dan Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Pada Pemerintah Kota Pariaman Tahun 2022 ini, menghadirkan Narasumber dari Jakarta.Yakni Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), Akhmad Hasmy, dan jajaran Kemen PAN RB, dan digelar selama 3 (tiga) hari, 20 s.d 22 Juni 2022. (mcp/asa)









ADSEN KIRI KANAN