Notification

×

Adsense atas

Adsen

Wawako Mardison Mahyuddin Ikuti Konferensi Pers "Festival Harmoni Indonesia" Secara Virtual

Rabu, 22 Juni 2022 | 17:37 WIB Last Updated 2022-06-22T10:37:09Z

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengikuti Konfresni Pers Launching Festival Harmoni Indonesia secara Virtual di ruang kerjanya, Balaikota, Rabu 22 Juni 2022 (foto.dok.mcp) 


Kota Pariaman
- Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin hadir mengikuti vidcon Konferensi Pers Launching Festival Harmoni Indonesia yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) berkolaborasi dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) secara virtual, di Ruang Kerja Wawako, Balaikota, Rabu (22/06/22).


Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Ditjen Polpum Kemendagri, La Ode Ahmad mengatakan, gagasan festival berangkat dari refleksi kebhinnekaan serta kekayaan dan keragaman seni-budaya bangsa yang dimiliki Indonesia. Pun  kata “harmoni” sendiri, juga merujuk pada tujuan yang hendak dicapai dari penyelenggaraan festival.


“Ini adalah sebuah upaya kecil. Karena, kita mungkin tidak bisa melakukan hal-hal yang besar. Tetapi, kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cara yang besar. Artinya, dengan festival ini akan mewujudkan dari harmoni Indonesia menuju harmoni dunia yang kita dambakan,” kata La Ode saat konferensi pers yang diikuti secara virtual dari Jakarta tersebut.


Menurut La Ode, keragaman seni-budaya yang dimiliki Indonesia harus dijaga. Terutama agar generasi baru seperti milenial dan Z tidak melupakan warisan tersebut. Oleh sebab itu, nantinya festival juga akan menghadirkan kolaborasi, tidak hanya dalam konteks seni tradisional, melainkan seni populer. Sejumlah pelaku seni populer, akan terlibat dalam festival.


La Ode mengharapkan, agar festival dapat dikemas dengan cara kekinian dan relevan. Namun, tetap menyelipkan literasi dan tidak meninggalkan nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam seni-budaya nusantara.


Oleh sebab itu, sebut La Ode, Kemendagri turut menggandeng Boss Creator, sebagai pihak swasta yang bergerak di bidang industri pertunjukan. Hal demikian, untuk mengemas konsep festival dengan menargetkan segmen anak muda.


“Kita harus tetap linier dengan perkembangan peradaban dan revolusi industri pengetahuan. Pada generasi milenial atau Z ini, mereka harus bisa terhubung dengan kebudayaan ini sehingga dibutuhkan literasi” tegasnya.


Direktur Eksekutif TMII Emilia Eny Utari menyambut baik dan antusias atas kerja samanya dengan Kemendagri untuk mewujudkan gelaran Festival Harmoni Indonesia. Melalui festival ini, secara tidak langsung dapat menghidupkan kembali marwah TMII sebagai etalase budaya dari 34 Provinsi.


“Mudah-mudahan dengan adanya festival ini, kita bisa mendapatkan sesuatu yang luar biasa, output-nya ketahuan. Juga, semua masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial dan Z bisa lebih mengenal dan mencintai budayanya sendiri” ungkap Emilia.


Vidcon digelar dalam rangka persiapan iven Festival Harmoni Indonesia yang akan dihelat, 28-29 Oktober 2022 mendatang, atau bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, bertempat di TMII nantinya.


Acara tersebut menghadirkan berbagai pagelaran seni dan budaya yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia. Adapun ragam seni dan budaya yang akan dihadirkan mulai dari musik, tari atau seni pertunjukan, kuliner, hingga film.


Turut mendampingi Wawako Pariaman dalam Vidcon itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Kanderi, Kepala Dinas Parbud Dwi Marhen Yono dan Kepala Kantor Kesbangpol A.Nusirwan beserta jajaran. (mcp/asa)





ADSEN KIRI KANAN