Notification

×

Adsense atas

Adsen

Walikota Pariaman ; Pasar Jati Akan Dijadikan Kawasan Pengembangan Investasi

Jumat, 17 Juni 2022 | 20:38 WIB Last Updated 2022-06-18T13:46:20Z

Walikota Pariaman Genius Umar pimpin aparatur sipil negara (ASN) melakukan gotong royong bersama di kawasan Pasar Jati Pariaman, Jum'at 17 Juni 2022 (mcp/asa)


Kota Pariaman
- Untuk menjadikan Kota Pariaman sebagai Kawasan Pengembangan Investasi (KPI) baik di Sumatera Barat maupun di Indonesia, maka perlu dilakukan penataan terpadu dengan terintegrasi secara baik. Lantas, Pemerintah Kota Pariaman, melakukan gotong royong bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin Walikota Pariaman Genius Umar unruk menata dengan membersihkan Kawasan Pasar Jati, Kecamatan Pariaman Tengah, Jum'at (17/06/22).


Wako Genius mengatakan, hari ini, kita bersama dengan ASN Pemko Pariaman, membersihkan dan merapikan kawasan Pasar Jati ini yang agak terbengkalai selama ini. Kita tata kembali menjadi lebih produktif, dan lingkungan sekitarnya akan kita buat menjadi lebih menarik, sehingga dapat dimanfaatkan.


Pasar Jati ini nantinya, sebut dia, akan dijadikan salah satu kawasan untuk pengembangan investasi di Kota Pariaman, selain kawasan wisata dan pertanian yang kita punya selama ini.


"Saat ini, investasi yang terbesar di Kota Pariaman berasal dari pengembang perumahan yang lokasinya tersebar di Pariaman. Selain dari investasi di bidang pariwisata, juga sudah mulai ada yang berminat untuk berinvestasi di Kota Pariaman ini" tukasnya.


Genius juga menuturkan, potensi investasi di Kota Pariaman sangat banyak. Untuk itu, peluang investor mau berinvestasi di Kota Pariaman kiranya searah dengan kebutuhan pembangun di Kota ini.


"Kita akan membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di kawasan Pasar Jati ini. Tentu, dalam pengembangan dan pengelolaan ini agar lebih menarik untuk dikunjungi" ungkap nya.


Kemaren, ucap Wako Genius Umar, kita sudah menggandeng HIPMI, yang akan bersinergi dengan mereka nantinya. Kita akan perbuat untuk kawasan Pasar Jati ini, agar semakin lebih baik lagi.


Ia menambahkan,  saat ini, yang sudah membuka usaha di kawasan Pasar Jati ini, seperti PT. Minang Kakao, yang bergerak dibidang pengolahan coklat. Pangsa Pasarnya telah menembus pasar coklat Nasional. Sedangkan PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), yang membuka gudang untuk operasional Pupuk Urea, Pestisida serta Herbisida,


"Pasar Jati ini juga ada Business Development Center (BDC) Angso Duo, yang merupakan pengembangan usaha Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Sehingga KSM terbantu dalam hal pemasaran, karena BDC berperan dalam membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak. Juga, mulai merambah pasar internasional, serta beberapa UMKM seperti sepatu dan bordir," tutupnya.


Goro bersama ini, diikuti seluruh ASN Pemko Pariaman. Dan setelah kawasan Pasar Jati ini dibersihkan, maka kawasan yang kosong, telah ditimbun dengan tanah timbunan. Kemudian, diratakan dengan menggunakan alat berat. Sehingga lahan yang dulu banyak timbunan sampah, sudah tidak ada lagi. Kini telah berganti dengan kawasan yang bersih, dan telah bisa dimanfaatkan dari berbagai kegiatan lainnya. (mcp/asa)





ADSEN KIRI KANAN