Notification

×

Adsense atas

Adsen

Tidak Diklaim Daerah Lain ; Pemko Pariaman Hak Patenkan "Sulaman Kapalo Penitik Khas Nareh" ke Kemenkumham

Kamis, 16 Juni 2022 | 18:12 WIB Last Updated 2022-06-18T11:28:24Z

Ketua Dekranasda Kota Pariaman Ny.Lucyanel Genius ketika memberikan sambutan dalam Sosialisasi Pendaftaran Indikasi Geografis Sulaman Kapalo Penitik Khas Nareh" di Aula Kantor Camat Pariaman Utara, Kamis 16 Juni 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman akan patenkan Sulaman Kapalo Penitik ke Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, agar tidak diklaim daerah lain. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pariaman, Ny.Lucyanel Genius saat membuka acara "Sosialisasi Pendaftaran Indikasi Geografis Sulaman Kapalo Penitik" Khas Nareh, Kota Pariaman di Aula Kantor Camat Pariaman Utara, Kamis (16/06/22).


Kata dia, kita akan mendaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk menjadikan sulaman kapalo penitik ini, indikasi geografisnya berada di Kota Pariaman khususnya di Nareh. Sehingga tidak bisa diklaim oleh dari daerah lain lagi.


Sebagai pembina kerajinan daerah Kota Pariaman, sebut Lucyanel Genius, maka kami berkeinginan dan memiliki perhatian serta peduli terhadap kelestarian. Hal demikian, kepada eksitensi sulaman kapalo penitik khas Nareh agar tetap dikenal dan tidak di klaim oleh daerah lain.


“Hal ini, tentu akan mengangkat kawasan indikasi geografis. Yaitu Nareh dan sekitarnya, terutama Kota Pariaman agar semakin dikenal masyarakat secara nasional, bahkan internasional” tegasnya.


Ny. Lucyanel Genius yang juga Ketua TP-PKK Kota Pariaman menjelaskan, setelah sosialisasi ini, akan dibentuk secara bersama masyarakat yang berada di Kecamatan Pariaman Utara, untuk membentuk kepengurusan Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) sulaman kapalo penitik.


Menurut dia, ini adalah satu persyaratan untuk pendaftaran indikasi geografis sulaman kapalo penitik. Artinya, mereka peduli terhadap kekayaan intelektual di daerahnya.


“Kedepan, kami berharap kerjasama dari kepala desa, niniak mamak dan pelaku industri sulaman di Kota Paiaman agar aktif dan bersemangat dalam mendaftarkan sulaman kapalo penitik khas Nareh. Hal demikian, agar memperoleh perlindungan hukum demi kemajuan dan kesejahteran masyarakat Nareh dan sekitarnya” pungkasnya mengakhiri. (mcp/asa)







ADSEN KIRI KANAN